Skripsi
Perbandingan hasil belajar siswa dengan menerapkan pembelajaran konvensional dan model pembelajaran kooperatif tipe make a match (studi pada siswa kelas XI jurusan pemasaran pada mata pelajaran melakukan konfirmasi keputusan pelanggan di SMK Negeri 2 Kota Blitar) / Yusr
Abstrak
ABSTRAK Luthfi Yusrina. 2016. Perbandingan Hasil Belajar Siswa dengan Menerapkan Pembelajaran Konvensional dan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match (Studi Pada Siswa Kelas XI Jurusan Pemasaran Pada Mata Pelajaran Melakukan Konfirmasi Keputusan Pelanggan di SMK Negeri 2 Kota Blitar). Skripsi Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. H. Gatot Isnani M.Si. (II) Dr. Titis Shinta Dhewi S.P. M.M. Kata Kunci pembelajaran konvensional model pembelajaran kooperatif tipe make a match hasil belajar Tugas seorang guru adalah membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran sebagai pedoman dalam melaksanakan pembelajaran dalam RPP guru harus menerapkan berbagai model pembelajaran yang tepat agar tujuan pembelajaran dapat tercapai salah satunya adalah untuk meningkatkan hasil belajar. Dalam mata pelajaran melakukan konfirmasi keputusan pelanggan ini hasil belajar siswa masih banyak yang di bawah KKM. Sehingga perlu adanya variasi model pembelajaran dengan adanya variasi pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Rumusan masalah penelitian ini adalah (1) bagaimana hasil belajar menggunakan pembelajaran konvensional dan model pembelajaran kooperatif tipe make a match (2) apakah ada perbedaan hasil belajar pada kedua model pembelajaran tersebut dan (3) berapa besar perbedaan hasil belajar siswa pada mata pelajaran melakukan konfirmasi keputusan pelanggan Jurusan Pemasaran di SMK Negeri 2 Kota Blitar . Rancangan penelitian ini menggunakan nonequivalent control group design. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI Jurusan Pemasaran SMK Negeri 2 Kota Blitar yang berjumlah 53 siswa 27 siswa kelas XI Pemasaran 1 dan 26 siswa kelas XI Pemasaran 2. Instrumen yang digunakan adalah pedoman wawancara lembar observasi dan soal (pretest dan posttest). Jenis data yang terdapat dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Untuk mencari soal yang baik maka soal pretest dan soal posttest dianalisis terlebih dahulu menggunakan taraf kesukaran soal dan daya pembeda soal. Teknik analisis data untuk menguji hipotesis menggunakan uji t yaitu independent sample t test dengan taraf kesukaran 5%. Setelah dianalisis soal pretest dengan 20 butir soal dan soal posttest dengan 20 butir soal. Berdasarkan hasil perhitungan soal posttest pada kedua kelas diketahui (1) hasil belajar siswa dengan menerapkan pembelajaran konvensional pada kelas kontrol diperoleh rata-rata 87 20 dengan standar deviasi 6 30. Standar deviasi pada kelas kontrol lebih rendah daripada standar deviasi kelas eksperimen hal ini menunjukkan bahwa nilai siswa kelas kontrol lebih homogen (2) hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe make a match pada kelas eksperimen diperoleh rata-rata 82 60 dengan standar deviasi 11 09. Standar deviasi pada kelas eksperimen lebih tinggi daripada standar deviasi kelas kontrol hal ini menunjukkan bahwa nilai kelas eksperimen tidak homogen dan (3) perbedaan rata-rata hasil belajar pada kelas kontrol dan kelas eksperimen sebesar 4 6. Hasil analisis data diketahui nilai thitung 1 802 lebih kecil dari ttabel 2 024 dengan Pr 0 079 lebih besar dari 0 05 maka H0 diterima yang berarti bahwa terdapat perbedaan tetapi tidak signifikan antara hasil belajar siswa kelas kontrol dan kelas eksperimen. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) hasil belajar siswa dengan menerapkan pembelajaran konvensional menunjukkan nilai tertinggi 95 nilai terendah 70 nilai rata-rata 87 20 dan standar deviasi 6 30 (2) hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe make a match menunjukkan nilai tertinggi 95 nilai terendah 60 nilai rata-rata 82 60 dan standar deviasi 11 09 dan (3) Terdapat perbedaan tetapi tidak signifikan antara hasil belajar siswa dengan menerapkan pembelajaran konvensional dan model pembelajaran kooperatif tipe make a match pada mata pelajaran melakukan konfirmasi keputusan pelanggan di SMK Negeri 2 Kota Blitar. Perbedaan rata-rata hasil belajar siswa kelas kontrol dan kelas eksperimen yaitu sebesar 4 6. Saran penulis untuk peneliti selanjutnya yaitu (1) perlu dilakukan penelitian lebih lanjut pada mata pelajaran yang lain atau pada jenjang sekolah yang berbeda (2) hendaknya melakukan penelitian dengan tinjauan yang lain seperti aktivitas belajar sehingga dapat diketahui hasil penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe make a match secara lebih menyeluruh dan (3) dianjurkan pada saat menerapkan model pembelajaran harus memperhatikan waktu jam pelajaran pada kedua kelas harus disamakan.