Skripsi
Pengembangan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif pada standar kompetensi melakukan instalasi perangkat jaringan lokal (LAN) kelas XI TKJ SMK Negeri 1 Ngasem Kabupaten Kediri / Rachmat Santoso
Abstrak
ABSTRAK Santoso Rachmat. 2016. Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia Interaktif pada Standar Kompetensi Melakukan Instalasi Perangkat Jaringan Lokal (LAN) Kelas XI TKJ SMK Negeri 1 Ngasem Kabupaten Kediri. Skripsi Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Didik Dwi Prasetya S.T. M.T. Pembimbing (II) Heru Wahyu Herwanto S.T M.Kom.. Kata kunci media pembelajaran multimedia interaktif instalasi perangkat jaringan lokal (local area network) Berdasarkan hasil wawancara kepada guru program keahlian TKJ di SMK Negeri 1 Ngasem Kabupaten Kediri ditemukan permasalahan pada pembelajaran di dalam kelas yang diakibatkan oleh terus menurunnya motivasi siswa kelas XI saat mengikuti pembelajaran. Hal tersebut menyebabkan pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan menjadi rendah dan nilai siswa menurun. Dari hasil wawancara kepada gurujuga diketahui bahwa materi pokok yang terdapat pada standar kompetensi melakukan instalasi perangkat jaringan lokal (LAN) sulit dimengerti oleh siswa.Pada standar kompetensi tersebut terdapat materi-materi pokok yang tidakdapat dijelaskan hanya dengan menggunakan teks dan gambar. Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah untuk mengembangkan dan menguji kelayakan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif yang berisi materi-materi pokok yang terdapat pada standar kompetensi melakukan instalasi perangkat jaringan lokal (LAN). Pengembangan media pembelajaran ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan model Sugiyonoyang telah dimodifikasi. Instrumen pengumpulan data pada penelitian dan pengembangan ini menggunakan angket untuk memperoleh penilaian ahli media ahli materi dan juga siswa terhadap media pembelajaran yang dikembangkan.Analisis data yang digunakan untuk mengolah data menggunakan rumus penghitungan dan kriteria validitas analisis persentaseoleh Akbar dan Sriwijaya serta kriteria kelayakan oleh Riduwan. Berdasarkan hasil validasi yang telah dilakukan diperoleh persentase sebesar 89 42% oleh ahli media dan persentase sebesar 97 22% oleh ahli materi. Pada hasil uji coba kelompok kecil pada 10 siswa diperoleh persentase sebesar 81 88% dan hasil dari uji coba kelompok besar pada 30 siswa diperoleh persentase sebesar 78 02%. Mengacu pada kriteria validitas analisis persentase oleh Akbar dan Sriwijaya serta kriteria kelayakan oleh riduwan maka secara keseluruhan produk media pembelajaran berbasis multimedia interaktif ini sangat validdanlayak untuk digunakan.