Skripsi
Pengembangan modul digital pada mata pelajaran perakitan komputer untuk siswa kelas X berbasis multimedia di SMK Cendika Bangsa Kepanjen / Miftahus Sa\'adah
Abstrak
ABSTRAK Sa adah Miftahus. 2016. Pengembangan Modul Digital Pada Mata Pelajaran Perakitan Komputer untuk Siswa Kelas X Berbasis Multimedia di SMK Cendika Bangsa Kepanjen. Skripsi Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Wahyu Sakti G.I. M.Kom. (II) Dyah Lestari S.T. M.Eng. Kata kunci Modul Digital Perakitan Komputer Berbasis Multimedia. Mata pelajaran Perakitan Komputer merupakan mata pelajaran penting yang dapat membekali siswa SMK agar mampu bersaing dalam dunia kerja. Penyampaian materi dalam proses pembelajaran merupakan salah satu cara penting untuk memantapkan pemahaman siswa pada materi yang sulit.Berdasarkan hasil observasi di SMK Cendika Bangsa Kepanjen diperoleh data bahwa guru yang menguasai materi pelajaran sebagian besar kurang mampu menghadirkan pembelajaran dengan menarik dan interaktif karena penyampaian materi hanya dilakukan dalam bentuk softfile microsoft word pdf dan microsoft powerpoint saja. Kurangnya bahan ajar atau modul yang menarik dan interaktif yang dapat digunakan siswa sebagai acuan baik dalam pembelajaran materi maupun dalam kegiatan praktikum. Maka diperlukan suatu bahan ajar yaitu modul digital yang menarik dan interaktif yang akan digunakan siswa sebagai sumber belajar mandiri. Dengan adanya modul digital penyampaian materi dapat dilakukan dengan cara yang lebih menarik membantu siswa memahami materi yang disajikan dengan jelas dan agar dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Pada penelitian dan pengembangan ini model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan menurut Sugiyono. Prosedur pengembangan yang dilakukan antara lain (1) potensi dan masalah (2) pengumpulan data (3) desain produk (4) validasi desain (5) revisi desain (6) uji coba produk (7) revisi produk (8) uji coba pemakaian (9) revisi produk dan (10) produksi massal. Produk yang dihasilkan berupa modul digital berbasis multimedia untuk siswa kelas X. Subyek uji coba meliputi ahli materi ahli media dan siswa kelas X SMK Cendika Bangsa Kepanjen. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan didapat persentase 89.29% pada uji review oleh ahli materi untuk modul digital guru 89.77% pada uji review oleh ahli materi untuk modul digital siswa 94.00% pada uji review oleh ahli media untuk modul digital guru 92.93% pada uji review oleh ahli media untuk modul digital siswa 89.41% pada uji coba produk dan 90.63% pada uji pemakaian. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa modul digital berbasis multimedia secara keseluruhan dinyatakan layak/valid untuk digunakan. Modul digital dapat digunakan sebagai suplemen pembelajaran dan media belajar mandiri siswa.