Skripsi
Penerapan model mind mapping dalam meningkatkan keterampilan menulis karangan narasi siswa kelas IUI SDN Slamet 01 Kecamatan Tumpang Malang / Leiny
Abstrak
ABSTRAK Leiny. 2016. Penerapan model Mind Mapping dalam meningkatkan keterampilan menulis karangan narasi siswa kelas III SDN Slamet 01 Kecamatan Tumapang. Skripsi jurusan kependidikan sekolah dasar dan prasekolah fakultas ilmu pendidikan universitas negeri malang. Pembimbing (1) Drs. Thoha A.R S.Pd. M.Pd (2) Drs. Goenawan Roebyanto M.Pd Kata Kunci Penerapan model Mind Mapping Berdasarkan observasi terhadap kegiatan pembelajaran bahasa Indonesia tentang keterampilan menulis di SDN Slamet 01 Kecamatan Tumpang khususnya pada keterampilan menulis narasi masih sangat rendah. Pada umumnya saat pembelajaran siswa tidak tahu apa yang hendak ditulis hanya menulis judulnya dan hasilnya siswa tidak dapat menyusun kalimat dengan baik. Selain itu ditemukan juga permasalahan permasalahan pembelajaran bahasa Indonesia khususnya dalam mengembangkan keterampilan menulis siswa. Di sekolah tersebut permasalahannya ini terjadi karena guru hanya terfokus pada pencapaian target materi saja guru masih dominan menggunakan metode ceramah dan tidak menggunakan media pembelajaran sehingga siswa cenderung pasif dalam pembelajaran. Penelitaian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penedekatan kualitatif dengan jenis penelitian berupa penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yaitu siklus 1 dan siklus 2 yang masing masing terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi tes dan dokumentasi. Teknik dilakukan dengan langkah langkah yaitu reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model Mind Mapping dapat berjalan dengan baik dan dapat meningkat keterampilan menulis karangan siswa Peningkatan tersebut terjadi pada tiap tahap pembelajaran. Berikut ini dipaparkan data kenaikan kegiatan belajar siswa dalam menulis narasi ditempakan pada siklus I pertemuan I penilaia hasil belajar dalam menulis narasi ditempatkan pada siklus I pertemuan 2 dikarenakan pada siklus I pertemuan I guru hanya menjelaskan materi tentang lagkah langkah menyusun karangan dan langkah langkah dalam membuat Mind Mapping. Pada pertemuan 2 siklus I guru baru memberikan tugas kepada siswa untuk membuat karangan berdasarkan Mind Mapping yang siswa kerjakan pada pertemuan I. begitu juga pada pertemuan selanjutnya. model pembelajaran Mind Mapping pada mata pelajaran bahasa Indonesia menenai materi menulis karangan dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam menulis narasi. Peningkatan tersebut dapat dibuktikan dengan adanya peningkatan pada aspek tema penokohan latar/setting sudut pandang dan amanat. Selain itu rata rata hasil belajar siswa pada pada pratndakan sebesar 52 dengan ketuntasan belajar kelas 22% meningkat menjadi 61 dengan ketuntasan belajar kelas 44% disiklus I. sedangkan disiklus II mengalami peningkatan lagi menjadi 70 meskipun ada 3 siswa atau 22% yang belum mencapai ketuntasan belajar secara individu namun untuk ketuntasan belajar klasikal sudah mencapai 81%.