Skripsi
Pengembangan kurikulum Sekolah Alam Madrasah Ibtidaiyah Bilingual Al-Ikhlas Desa Sengguruh Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang / Ayu Romadani
Abstrak
ABSTRAK Romadani Ayu. 2016. Pengembangan Kurikulum Sekolah Alam Madrasah Ibtidaiyah Bilingual Al-Ikhlas Desa Sengguruh Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang. Skripsi Program Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurusan Kependidikan Guru Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Sa dun Akbar M.Pd (II) Dra. Harti Kartini M.Pd. Kata Kunci sekolah alam pengembangan kurikulum madrasah ibtidaiyah Sekolah alam merupakan sebuah sekolah dengan konsep pendidikan menjadikan alam sebagai komponen penting yang menunjang keterlaksanaannya.. Dengan konsep sekolah alam yang diterapkan sekolah alam secara langsung maupun tidak langsung telah melakukan pengembangan kurikulum. Untuk itu perlu dilakukan penelitian untuk memaparkan pengembangan kurikulum yang dilakukan untuk mewujudkan konsep sekolah alam.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses manajemen pengembangan kurikulum yang dilakukan di Sekolah Alam Madrasah Ibtidaiyah (MI) Bilingual Al-Ikhlas. Pengembangan kurikulum yang dimaksud mencakup proses perencanaan pengorganisasian pelaksanaan dan evaluasi. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini yakni pengembangan kurikulum sekolah alam.Lokasi penelitian yang dipilih yakni Sekolah Alam MI Bilingual Al-Ikhlas. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara observasi dan dokumentasi. Kegiatan analisis dimulai dengan mereduksi data menyajikan data dan menarik kesimpulan. Untuk menjaga keabsahan data dilakukan triangulasi data. Berdasarkan hasil analisis tersebut diperoleh temuan bahwa pengembangan kurikulum yang dilakukan disekolah alam terdiri dari tahap perencanaan pengorganisasian pelaksanaan dan evaluasi. Keempat tahap tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan konsep sekolah alam yang diusung. Pada tahap perencanaan sekolah memilih pendekatan grass root untuk melakukan pengembangan. Degan pendekatan ini kurikulum dikembangkan oleh seluruh stakeholder. Perencanaan ketenagaan dalam pengembangan kurikulum dilakukan dalam rapat setiap awal tahun ajaran dan ditulis dalam dokumen rencana kerja madrasah. Rancangan komponen kurikulum disusun dengan memperhatikan konsep sekolah alam. Komponen kurikulum tersebut meliputi visi misi tujuan sekolah ruang lingkup materi program sekolah metode pembelajaran sumber belajar dan evaluasi hasil belajar. Visi sekolah alam ini yakni menjadi pencetak generasi muslim yang kaffah. Visi ini memiliki arti bahwa lembaga ini mengiginkan lulusannya menjadi muslim yang seutuhnya baik pemikiran perkataan maupun perbuatan yang juga akan menjadi rahmat bagi seluruh alam. Misi sekolah ini yakni penjabaran dari visi sekolah. Ruang lingkup materi yang digunakan yakni ruang lingkup materi sesuai dengan kurikulum KTSP yang diberikan oleh pemerintah. Program sekolah yang dikembangkan terdiri atas program pembiasaan siswa program ekstrakurikuler program peringatan hari besar dan program khusus. Program pembiasaan siswa terdiri dari pembiasaan menghafal Al-Qur an pembiasaan sholat dhuha dan pembiasaan sholat dzuhur berjamaah. Program ekstrakurikuler yang dikembangkan sekolah ini meliputi ekstrakurikuler menari menggambar karate dan qiro ah. Program khusus yang dikembangkan diantaranya yakni program gardening market day outbond supercamp dan parentingday. Metode pembelajaran yang dipilih yakni metode pembelajaran yang ramah anak memanfaatkan lingkungan dan mengedepankan kedekatan personal antara guru dan siswa. Sumber belajar yang banyak digunakan yakni lingkungan alam sekitar buku dan guru sebagai sumber keteladanan. Evaluasi hasil belajar dilakukan dalam bentuk tes. Pada tahap pengorganisasian kurikulum disusun berdasarkan struktur kurikulum dan desain kategori kurikulum. Struktur kurikulum di sekolah ini terdiri atas 8 mata pelajaran muatan nasional 5 mata pelajaran muatan lokal dan pengembangan diri. Muatan lokal yang dikembangkan meliputi muatan lokal bahasa Arab bahasa Jawa bahasa Inggris Al-Islam dan komputer. Muatan lokal tersebut belum sesuai dengan potensi daerah Desa Sengguruh Kecamatan Kepanjen yang merupakan tanah pertanian yang subur. Pelaksanaan kurikulum tingkat kelas di Sekolah Alam MI Bilingual Al-Ikhlas belum berpedoman pada RPP. Belum semua guru mampu mengembangkan RPP sebagai pedoman dalam melaksanakan pembelajaran. Program pembiasaan siswa ditangani langsung oleh masing-masing guru kelas. Program pembiasaan dilakukan beriringan dengan pelaksanaan pembelajaran dengan berpedoman pada jadwal pelajaran yang telah disusun sebelumnya. Evaluasi kurikulum dilakukan dengan melakukan evaluasi pelaksanaan program dan evaluasi pelaksanaan pembelajaran. Berdasarkan temuan tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa pengembangan kurikulum yang dilakukan di Sekolah Alam MI Bilingual Al-Ikhlas sebagian besar telah disesuaikan dengan konsep sekolah alam. Namun masih terdapat komponen yang belum sesuai yakni pada muatan lokal yang dikembangkan.