Skripsi
Penggunaan katalis nikel-zeolit alam aktif pada hidrolisis selulosa menjadi glukosa dengan bantuan ultrasonik / Fungky
Abstrak
ABSTRAK Fungky. 2016. Penggunaan Katalis Nikel-Zeolit Alam Aktif pada Hidrolisis Selulosa menjadi Glukosa dengan Bantuan Ultrasonik. Skripsi. Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Sumari M.Si. (II) Dr. Yahmin S.Pd. M.Si. Kata kunci hidrolisis selulosa glukosa katalis nikel-zeolit ultrasonikasi Selulosa merupakan sumber daya alam terbarukan yang sangat melimpah. Ketersediaan selulosa yang melimpah tersebut menarik untuk dikaji dan diteliti agar dapat dijadikan sebagai bahan yang memiliki nilai manfaat lebih besar. Selulosa dapat didegradasi dengan cara hidrolisis menghasilkan glukosa. Degradasi selulosa dapat dilakukan dengan menggunakan katalis zeolit. Tujuan penelitian ini adalah melakukan hidrolisis selulosa menjadi glukosa menggunakan katalis Nikel-zeolit alam aktif dengan berbantuan ultrasonik. Tahapan penelitian ini meliputi (1) preparasi aktivasi dan karakterisasi katalis zeolit alam aktif (2) pembuatan dan karakterisasi katalis Nikel-zeolit alam aktif (3) hidrolisis selulosa dengan katalis nikel-zeolit alam aktif (4) Analisis produk hasil hidrolisis selulosa. Preparasi katalis dilakukan dengan membuat zeolit alam berukuran 100 mesh ditambah NiCl2 0 2 M dengan direfluks selama 24 jam menjadi Nikel-zeolit alam aktif. Karakterisasi katalis dianalisis menggunakan XRD dan BET. Hidrolisis selulosa dilakukan pada suhu 70oC selama 2 dan 4 jam dengan frekuensi 42 kHz. Produk hasil hidrolisis dianalisis menggunakan pereaksi Fehling dan Nelson-Somogyi dengan metode spektrofotometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zeolit alam aktif Malang yang digunakan berjenis Mordenit (MOR) dengan luas permukaan 99 096 m2/g diameter rerata pori 0 80393 nm dan volume total pori 1 992x10-2 cc/g. Produk hasil hidrolisis mengandung glukosa setelah diuji dengan pereaksi Fehling. Produk hasil hidrolisis diperoleh rendemen sebesar 0 967%.