Skripsi
Pengembangan lembar kerja siswa berbasis inkuiri terbimbing pada materi sistem ekskresi untuk meningkatkan hasil belajar siswa di SMA Negeri I Rejotangan Tulungagung / Arwinda Probowati
Abstrak
ABSTRAK Probowati Arwinda. 2016. Pengembangan Lembar Kerja Siswa Berbasis Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di SMA Negeri 1 Rejotangan Tulungagung. Skripsi Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dra. Amy Tenzer M.S. (2) Siti Imroatul Maslikah S.Si M.Si. Kata Kunci pengembangan LKS inkuiri terbimbing sistem ekskresi hasil belajar. Pengembangan LKS pembelajaran Biologi ini didasari oleh kurangnya sumber belajar yang menunjang materi sistem ekskresi di SMAN 1 Rejotangan Tulungagung. LKS yang digunakan siswa kelas XI selama ini adalah LKS yang disusun oleh Tim MGMP yang kurang memadai bagi siswa untuk belajar secara mandiri dan cenderung kurang menarik. Pengembangan bahan ajar berupa LKS ini dipadukan dengan model pembelajaran salah satunya adalah inkuiri terbimbing agar dapat menunjang pemahaman siswa dalam pembelajaran. Sulitnya materi dan kurang tersedianya bahan ajar penunjang dapat mempengaruhi rendahnya pemahaman siswa tentang materi sistem ekskresi. Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah menghasilkan produk berupa LKS Pembelajaran Biologi pada materi sistem ekskresi yang disesuaikan dengan Kurikulum yang berlaku di sekolah yaitu KTSP dan kebutuhan siswa SMA/MA kelas XI. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan model 4-D (Define Design Develop and Disseminate) oleh Thiagarajan dkk. (1974) tetapi pengembangan LKS ini hanya sampai tahap 3 yaitu Develop. Hasil validasi LKS oleh validator ahli materi dari Jurusan Biologi FMIPA UM adalah sebesar 89 25% dengan kriteria sangat valid. Hasil validasi oleh ahli pengembangan LKS sebesar 93% dan praktisi lapangan sebesar 90 75% dengan kriteria sangat valid. Hasil uji kepraktisan LKS menunjukkan persentase sebesar 88 70% dengan kriteria sangat praktis dan hasil uji keefektifan LKS sebesar 82% dengan kriteria efektif. Berdasarkan hasil validasi LKS sistem ekskresi memiliki kriteria sangat valid sehingga sangat baik untuk digunakan. LKS yang dikembangkan juga dapat meningkatkan hasil belajar siswa dilihat dari peningkatan nilai hasil belajar kognitif siswa sebesar 42% sehingga LKS yang dikembangkan diharapkan dapat menjadi sumber belajar alternatif untuk menunjang kegiatan pembelajaran Biologi pada materi sistem ekskresi. .