Skripsi
Pengembangan media pembelajaran sifat koligatif larutan melalui aplikasi Mobile Learning of Chemistry (MLC) pada smartphone berbasis android / Bagus Kustanto
Abstrak
ABSTRAK Kustanto Bagus. 2016. Pengembangan Media PembelajaranSifat Koligatif Larutan Melalui Aplikasi Mobile learning of chemistry(MLC)pada Smartphone Berbasis Android. Skripsi Jurusan Kimia Program Studi Pendidikan Kimia FakultasMatematikadanIlmuPengetahuanAlam UniversitasNegeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Munzil M.Si (II) Dr. Sc. Anugrah Ricky Wijaya S.Si. M.Sc Kata kunci MLC android Media pembelajaransaatinisebagianbesarberupa media cetak.Media pembelajaranberbasiscetakinimemilikikelemahan yaknitidakbisamenyampaikanilustrasiataugambaran dalam matapelajarankonkretsepertikimia yang didasari oleh fakta yang ada di alam dan bersifat makroskopis. Salah satu materi kimia SMA yang banyak membutuhkan suatu ilustrasi untuk mewakili keadaan sebenarnya adalah materi sifat koligatif larutan. Banyaknya konsep yang konkret tersebut membuat siswa kesulitan untuk memahami jika hanya dengan membayangkan membaca buku dan model ceramah atau dengan bercerita dari guru yang mengajarinya. Hal ini yang mendasari pengembangan media pembelajaran yang berisi materi pembelajaran kimia yang memuat teks gambar animasi dan latihan soal yang dapat dioperasikan pada smartphone berteknologi android. Dengan media pembelajaran seperti ini selain mudah mengkonstruk pengetahuan juga lebih fleksibel dan efisien karena media pembelajaran dapat dijalankan dimana saja dan tidak memerlukan koneksi internet. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan media pembelajaran sifat koligatif larutan pada smartphone berbasis android dan mengetahui kelayakan aplikasi mobile learning of chemistry (MLC) sifat koligatif larutan berbasis android. Penelitianpengembanganaplikasi mobile learning of chemistry (MLC) berbasis android yang digunakanpadamaterisifat koligatif larutaniniadalah model 4D (4DModel) olehThiagarajan (1974) yang terdiridari 4 tahapyaituperencanaan (define) perancangan (designe) pengembangan (develop) danpenyebaran (disseminate). Namun pengembanganinihanyadilakukansampaipadatahap yang ketiga yaknitahapdevelopdantidakdilanjutkanketahapdisseminate. Sehingga hanya dilakukan uji validitas dan uji coba pada produk yang dihasilkan. Uji coba dilakukan untuk mengetahui tingkat keefektifan dan daya tarik dari aplikasi ini melalui uji coba kelompok kecil. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik deskriptif untuk menghitung presentase skor masing-masing aspek yang dinilai oleh responden. Aplikasi media pembelajaran yang dikembangkan telah melaui tahap validasi oleh ahli dan juga uji coba kelompok kecil dan memperoleh penilaian 82 45 dengan kriteria sangat layak. Aplikasi media pembelajaran ini berbentuk software aplikasi yang dapat dipasang pada smartphone yang lebih efektif efisien dan fleksibel untuk digunakan sebagai sarana belajar mandiri. Aplikasi ini berukuran 51 MB yang memuat teks gambar animasi video dan disertai juga latihan soal. Dari data hasil uji validitas dan uji coba kelompok kecil diketahui bahwa aplikasi mobile learning of chemistry berbasis android yang dikembangkan memenuhi kriteria layak sehingga media sudah dapat digunakan sebagai media pembelajaran.