Skripsi
Pengaruh tingkat kejenuhan dan waktu inkubasi terhadap kemurnian selulase dari Bacillus circulans yang dimurnikan dengan pengendapan etanol serta stabilitasnya selama penyimpanan / Lila Sukma Islami
Abstrak
ABSTRAK Islami Lila Sukma. 2016.Pengaruh Tingkat Kejenuhandan WaktuInkubasiterhadapKemurnianSelulasedariBacillus circulansyangDimurnikandenganPengendapanEtanolsertaStabilitasnyaSelamaPenyimpanan. Skripsi Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Evi Susanti S.Si. M.Si (II) Muntholib S.Pd. M.Si. Kata Kunci Bacillus circulans pengendapan etanol selulase Selulase merupakan enzim yang menghidrolisis ikatan 946 -1 4-glikosidik dalam rantai selulosa menjadi gula pereduksi. Selulase dalam bentuk ekstrak kasar memiliki kestabilan dan aktivitas yang rendah sehingga memerlukan pemurnian untuk meningkatkan aktivitas dan stabilitasnya. Salah satu metode pemurnian ekstrak kasar selulase adalah metode pengendapan etanol. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat kejenuhan etanol dan waktu inkubasi terhadap kemurnian selulase dari Bacillus circulans serta waktu penyimpanan dalam freezer lemari pendingin SHARP VR-D180terhadapaktivitas selulase dari Bacillus circulansyang dimurnikan dengan pengendapan etanol. Penelitian ini dapat dicapai melalui beberapa tahapan yaitu (1) produksi ekstrak kasar selulase Bacillus circulans dari biakan murni (2) pemurnian ekstrak kasar selulase menggunakan metode pengendapan etanol dengan beberapa variasitingkat kejenuhan etanoldan waktu inkubasi pengendapan (3) uji kadar gula pereduksi dan protein sebelum dan sesudah pemurnian (4) penyimpanan dan penentuan aktivitas selulase dalam freezer lemari pendingin SHARP VR-D180 pada hari ke-0 1 4 dan 7. Variabel penelitian ini yaitu variabel bebas berupa kejenuhan etanol absolut (33 50 60 67 71 %) waktu inkubasi pengendapan (1 3 23 jam) dan waktu penyimpanan (0 1 4 7 hari) variabel kontrol berupa kondisi reaksi enzimatis ekstrak kasar selulase dan variabel terikat berupa perolehan kembali protein dan tingkat kemurnian enzim. Aktivitas selulase yang diukur adalah aktivitas selulase total. Penentuan kadar gula pereduksi menggunakan metode Somogy-Nelson. Kadar protein ditentukan dengan metode Lowry. Tingkat kejenuhan etanol dan waktu inkubasi berpengaruh terhadap kemurnian selulase dari Bacillus circulans yang dimurnikan dengan pengendapan etanol. Fraksi optimum ekstrak kasar selulase adalah fraksi II (tingkat kejenuhan etanol 50 %) dengan perolehan kembali rata-rata 65 15 21 41 % dan tingkat kemurnian rata-rata 49 17 13 50 kali ekstrak kasar.Waktu inkubasi optimum adalah 23 jam. Waktu penyimpanan dalam freezer lemari pendingin SHARP VR-D180 berpengaruh terhadapaktivitasselulase dariBacillus circulansyang dimurnikan denganpengendapan etanol. Aktivitasselulasemenurunsebesar 80 % padaharipertamadan 90 % padahariketujuhsetelahpenyimpanan.