Skripsi
Pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja (studi pada karyawan Pabrik Gula Kebon Agung Malang) / Imroatul Khamidah
Abstrak
ABSTRAK Khamidah Imroatul. Pengaruh Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan melalui Kepuasan Kerja (Studi pada Karyawan Pabrik Gula Kebon Agung Malang). Skripsi. Jurusan Manajemen Sumber Daya Manusia Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Sopiah M.Pd M.M (II) Afwan Hariri Agus Prohimi S.E. M.Si. Kata Kunci Motivasi Kerja Kepuasan Kerja Kinerja Karyawan Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui (1) Kondisi motivasi kerja kepuasan kerja dan kinerja karyawan Pabrik Gula Kebon Agung Malang (2) Pengaruh langsung motivasi kerja terhadap kinerja karyawan Pabrik Gula Kebon Agung Malang (3) Pengaruh tidak langsung motivasi kerja terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja karyawan Pabrik Gula Kebon Agung Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Populasi dalam penelitian ini yaitu karyawan bagian TUK Pabrik Gula Kebon Agung Malang dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 55 karyawan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian yaitu analisis jalur (path analysis). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Pabrik Gula Kebon Agung Malang didapatkan hasil berikut (1) Kondisi motivasi kerja karyawan masuk dalam kategori tinggi kepuasan kerja karyawan masuk dalam kategori tinggi dan kinerja karyawan masuk dalam kategori baik (2) Motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan Pabrik Gula Kebon Agung Malang (3) Motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan secara langsung maupun tidak langsung terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja karyawan Pabrik Gula Kebon Agung Malang. Berdasarkan hasil penelitian penulis menyarankan (1) Memberikan motivasi kerja yang lebih pada karyawan dengan membimbing karyawan yang belum berprestasi dengan memberikan pelatihan dan memperhatikan lingkungan kerja dengan menciptakan iklim kerja yang membuat karyawan bersemangat dalam bekerja. (2) Diharapkan karyawan untuk bersedia meningkatkan kinerja dengan memperhatikan tingkat absensi dan penyelesaian tugas atau pekerjaan yang diberikan pada karyawan hal tersebut dilakukan agar tidak mempengaruhi kinerja karyawan yang lain.