Skripsi
Identifikasi pemahaman siswa pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan melalui tes diagnostik pilihan ganda dua tingkat / Pradilla Meilia
Abstrak
ABSTRAK Meilia Pradilla. 2016. Identifikasi Pemahaman Siswa pada Materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan Melalui Tes Diagnostik Pilihan Ganda Dua Tingkat. Skripsi Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. H. Dermawan Afandy M.Pd. (II) Dr. H. Yudhi Utomo M.Si. Kata-Kata Kunci tes diagnostik pilihan ganda dua tingkat kelarutan hasil kali kelarutan. Ilmu kimia mencakup materi yang amat luas yang terdiri dari fakta konsep aturan hukum prinsip dan teori sehingga sebagian besar konsep dalam materi ilmu kimia bersifat abstrak dan menuntut kemampuan intelektual yang tinggi untuk dipelajari. Pada kenyataannya peserta didik sering membangun sebuah pemahaman yang tidak lengkap atau salah dalam menyimpulkan suatu materi kimia yang telah dipelajari. Oleh karena itu diperlukan upaya penilaian untuk mengetahui tingkat pemahaman dan kesalahan konsep peserta didik pada materi kimia yang sudah diajarkan sehingga guru dapat merancang perbaikan pembelajaran untuk kedepannya. Namun teknik penilaian yang sering digunakan untuk mengukur pemahaman kognitif siswa adalah tes tulis pilihan ganda satu tingkat dan uraian yang kurang tepat untuk mendiagnosis kesalahan konsep peserta didik. Berkaitan dengan hal itu maka peneliti ingin mengidentifikasi pemahaman peserta didik menggunakan tes diagnostik pilihan ganda dua tingkat. Tes diagnostik pilihan ganda dua tingkat merupakan tes diagnostik yang terdiri atas dua bagian. Bagian pertama berisi pertanyaan dengan pilihan jawaban dan bagian kedua berisi pilihan alasan-alasan yang mengacu pada pilihan jawaban di bagian pertama. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengungkap pemahaman peserta didik pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan melalui tes diagnostik pilihan ganda dua tingkat. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan penelitian deskriptif kuantitatif. Data yang diperoleh pada penelitian ini dianalisis secara kuantitatif sedangkan objek/subjek yang diteliti dideskripsikan untuk mengungkap pemahaman dan kesalahan konsep siswa pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Penelitian dilakukan dalam tiga tahap yaitu tahap pengembangan butir soal tahap validasi dan uji coba serta tahap aplikasi perangkat tes. Berdasarkan analisis kualitas soal yang meliputi (1) uji indeks kesukaran butir soal diperoleh 14 soal dengan kesukaran sedang 7 soal sukar dan 3 soal mudah (2) uji indeks daya beda butir soal dihasilkan 4 soal dengan kriteria sangat baik 16 soal dengan kriteria baik dan 4 soal dengan kriteria cukup (3) uji validitas butir soal diperoleh 23 soal valid dan 1 soal tidak valid (4) nilai reliabilitas tes adalah sebesar 0 914 dengan kriteria sangat tinggi. Hasil penelitian menyatakan bahwa persentase pemahaman peserta didik terhadap konsep kesetimbangan larutan garam sukar larut (52 6%) kelarutan garam sukar larut (55 3%) larutan belum jenuh larutan jenuh dan larutan lewat jenuh (56 2%) serta faktor-faktor yang mempengaruhi kelarutan zat (53 4%) termasuk dalam kriteria cukup. Persentase pemahaman peserta didik terhadap hasil kali kelarutan (66 1%) termasuk dalam kriteria baik. Persentase pemahaman peserta didik terhadap konsep pengendapan (37 2%) dan hubungan Ksp dengan pH larutan (30 6%) termasuk dalam kriteria kurang sekali.