Skripsi
Pengaruh penambahan serat kenaf dengan alkali treatment NaOH 0.25 M terhadap sifat mekanik beton / Mochamad Faizal Ali Ma\'ruf
Abstrak
ABSTRAK Ma ruf Mochamad Faizal Ali. 2016. Pengaruh Penambahan Serat Kenaf dengan Alkali Treatment NaOH 0 25 M Terhadap Sifat Mekanik Beton. Skripsi Program Studi S1 Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Nindyawati S.T. M.T. (II) Puput Risdanareni S.T. M.T. Kata Kunci Beton Serat Serat Kenaf Serat Alkali Treatment Kuat Tekan KuatTarik Belah Modulus Elastisitas Porositas Beton (concrete) adalah bahan bangunan yang diperoleh dari hasil pencampuran antara semen air agregat halus agregat kasar. Umumnya beton memiliki kelebihan berupa kuat tekan yang tinggi namun di sisi lain beton juga memiliki sifat getas yang mengakibatkan beton bersifat lemah dalam menahan kekuatan tarik. Sebagai solusi kemudian muncullah penelitian mengenai beton berserat untuk meningkatkan kuat tarik beton. Beberapa penelitian yang mengindikasikan peningkatan kuat tarik diagonal mortar merupakan akibat dari penambahan serat alami pada beton. Salah satu serat alami yang tersebar luas di Indonesia yakni serat kenaf. Data dari Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (Balittas) Malang menyebutkan bahwa di Indonesia saat ini memiliki lahan kenaf seluas 26.000 Hektar. Alkali treatment berguna meningkatkan adhesi antara serat dengan matriks polimer beton. Presentase penambahan terhadap berat bahan bersifat semen yaitu tipe NF 0% serat KF1-AT 1% serat KF2-AT 1 5% serat dan KF3-AT 2% serat dengan Alkali treatment NaOH 0 25M. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui pengaruh penambahan serat kenaf dengan alkali treatment NaOH 0 25 M terhadap sifat mekanik beton (2) Untuk mengetahui presentasi optimal serat kenaf dengan alkali treatment yang digunakan dalam campuran beton agar dapat menghasilkan sifat mekanik maksimal. (3) Untuk mengetahui mix design yang tepat agar menghasilkan beton serat dengan fc 8805 35 MPa. Penambahan serat kenaf alkali treatment meningkatkan kuat tekan beton normal sebesar 11% kuat tarik belah sebesar 37% dan modulus elastisitas sebesar 49 2%. Sedangkan penambahan serat kenaf tanpa alkali treatment menghasilkan kuat tekan 7% kuat tarik belah 38% dan modulus elastsitas 250% lebih tinggi dari beton normal. Presentase optimum yang diperoleh pada penambahan serat kenaf alkali treatment sebesar 1 5% dan serat kenaf tanpa alkali treatment sebesar 2% dari berat semen. Mix design yang dihasilkan dari perbandingan semen pasir kerikil sebesar 1 1 1 2 1 dengan FAS 0 4 menghasilkan kuat tekan tertinggi beton serat kenaf alkali treatment sebesar 37 9 MPa.