UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengaruh latihan aerobik intensitas moderat continuous dan latihan aerobik interval intensitas tinggi terhadap kadar TNF a tikus diabetes melitus induksi streptozotocin / Fendi Mustofa

Mustofa, Fendi - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Mustofa Fendi. 2016. Pengaruh Latihan Aerobik Intensitas Moderat Continuous dan Latihan Aerobik Interval Intensitas Tinggi terhadap Kadar TNF- 945 Tikus Diabetes Melitus Induksi Streptozotocin. Skripsi Jurusan Ilmu Keolahragaan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Sapto Adi M.Kes. (II) Dr. Saichudin M.Kes. Kata Kunci latihan aerobik intensitas moderat continuous latihan aerobik interval intensitas tinggi kadar TNF- 945 dan Diabetes Melitus. Diabetes melitus merupakan penyakit yang dapat menyebabkan peningkatan sitokin pro inflamasi yaitu TNF - 945 . Meningkatnya sitokin pro inflamasi yaitu TNF- 945 merupakan penanda bahwa tubuh sedang mengalami stress atau kerusakan. Latihan aerobik intensitas moderat continuous dan latihan interval intensitas tinggi merupakn metode yang diyakini mampu menurunkan kadar glukosa darah yang kemudian juga diikuti oleh penurunan kadar TNF- 945 pada tikus diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan aerobik intensitas moderat continuous dan latihan aerobik interval intensitas tinggi terhadap kadar TNF- 945 tikus diabetes melitus. Desain penelitian dengan menggunakan binatang coba tikus putih strain wistar berjumlah 30 ekor yang terbagi menjadi 3 kelompok yaitu kelompok kontrol kelompok latihan aerobik intensitas moderat continuous dan kelompok latihan aerobik interval intensitas tinggi. Metode yang digunakan adalah Random Control Group Posttest-Only Design. Latihan dilakukan 3 kali seminggu selama 8 minggu dan waktu latihan dilakukan pada malam hari. Pengukuran kadar TNF- 945 dilakukan dengan metode ELISA sedangkan analisis data menggunakan uji beda anova dengan taraf signifikansi 0 05. Hasil penelitian menunjukkan rerata kadar TNF- 945 paling rendah terdapat pada kelompok tikus yang diberi latihan aerobik intensitas moderat continuous sebesar 164 9 pg/ml dilanjutkan dengan latihan aerobik interval intensitas tinggi sebesar 270 1 pg/ml dan kadar TNF- 945 paling tinggi terdapat pada tikus kelompok kontrol sebesar 341 9pg/ml. pada analisis data menggunakan uji anova juga terdapat perbedaan yang signifikan pada ketiga kelompok tersebut (sig. 0 002 atau P 0 05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa latihan aerobik intensitas moderat continuous dan latihan aerobik interval intensitas tinggi mempunyai pengaruh yang sangat signifikan terhadap penurunan kadar TNF- 945 tikus diabetes melitus induksi streptozotocin. Hal tersebut membuktikan bahwa olahraga tidak hanya sebagai stressor bagi tubuh yaitu menyebabkan stres tubuh namun juga bisa digunakan sebagai stimulan dan juga sebagai pengobatan penyakit dengan pendekatan non farmakologi.


Informasi Detail
DDC
Rs 616.462 MUS p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Ilmu Keolahragaan, 2016.
Deskripsi Fisik
xi, 94 lembar : ill.; tab.; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
04576/KI/16
Edisi
Skripsi (Sarjana)-- Universitas Negeri Malang. 2016
Subjek
1. DIABETES MELILTUS
2. DIABETES MELLITUS

Pembimbing
1. Sapto Adi; 2. Saichudin
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik