Skripsi
Keefektifan program latihan keterampilan bagi remaja putus sekolah di UPT Pelayanan Sosial Remaja Terlantar (PSRT) Blitar / Bagus Hendrawan Putu Karni
Abstrak
ABSTRAK Putu Karni Hendrawan Bagus. 2016. Keefektifan Program Pelatihan Keterampilan Bagi Remaja Putus Sekolah di UPT. Pelayanan Sosial Remaja Terlantar (PSRT) Blitar. Skripsi Jurusan Pendidikan Luar Sekolah FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Supriyono M.Pd (II) Dr. Zulkarnain M.Pd. M.Si Kata Kunci Program Pelatihan Keterampilan UPT Pelayanan Sosial Remaja Terlantar (PSRT) Blitar sebagai pembinaan terhadap remaja terlantar yang telah melaksanakan berbagai macam kegiatan pelatihan meliputi kegiatan pelatihan keterampilan yang merupakan kegiatan pendidikan luar sekolah. Pelatihan adalah suatu proses membantu orang lain untuk memperoleh keahlian dan pengetahuan. Penelitian ini bertujuan (1) Ingin mengetahui gambaran latarbelakang keluarga peserta didik. (2) Ingin mengetahui tingkat kepastian setelah mengikuti pelatihan (3) Ingin mengetahui rencana tindak lanjut terhadap hasil pelatihan keterampilan di UPT Pelayanan Sosial Remaja Terlantar Blitar. Penelitian inimengunakan pendekatan kuantitatif dengandesaindeskripstif. Data yang diperoleh dengan cara menyebar angket ke peserta didik UPT dengan sampel 81 responden diambil 50% dari populasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisa deskriptif kuantitatif dimana data yang dikumpulkan dari angketdistribusi frekuensi digambarkan bentuk diagram batang dan kemudian dideskripsiakan dan dianalisis. Hasil penelitian ini diketahui peserta didik masih berumur belasan tahun yang sudah putus sekolah sehingga perlu diberi pelatihan keterampilan untuk mingkatkan sumber daya manusianya (SDM). Adapun faktor yang menjadikan remaja tidak melanjutkan sekolahnya adalah dari latar belakang keluarga yang tergolong sumber daya manusia tergolong rendah serta perekonomian keluarga. Dari hasil hitung statistik mencapai prosentase 65% sudah memiliki kepastian setelah mengikuti pelatihan keterampilan. Sedangkan 59 1% dalam kriteria sudah ada kepastian rencana tindak lanjut pasca pelatihan. Kesimpulan penelitian ini dapat diketahui bahwapelatihan yang ada di UPT (PSRT) Blitar sudah efektif. Dengan latar belakang dan sumber daya manusia (SDM) peserta didik masih tergolong rendah serta latar belakang keluarga. Peserta didik sudah mempunyai kepastian setelah mengikuti pelatihan keterampilan. Untuk rencana tidak lanjut sudah ada kepastian dari UPT Pelayanan Sosial Remaja Terlantar (Blitar). Dari penelitian ini disarankan (1) UPT (PSRT) Blitar diharapkan memberikan pelayanan yang optimal dan efektif kepada peserta didik. (2) Peserta didik diharapkan memiliki perasaan kepastian optimisme setelah mengikuti pelatihan keterampilan. Serta meningkatkan program rencana tindak lanjut terhadap alumni akan meningkatan hasil terhadap proses pembelajarnya selama di UPT (PSRT) Blitar.