Skripsi
Hubungan antara kekerasan emosional oleh orangtua dengan kemampuan komunikasi interpersonal pada remaja awal di RW 05 Kelurahan Polehan Malang / Farradhisia Vania Permatasari
Abstrak
ABSTRAK Permatasari Farradhisia Vania. 2016. Hubungan antara Kekerasan Emosional oleh Orangtua dengan Kemampuan Komunikasi Interpersonal pada Remaja Awal di RW 05 Kelurahan Polehan Malang. Skripsi Jurusan Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Hj. Sri Weni Utami M.Si. (II) Indah Yasminum Suhanti S.Psi. M.Psi. Kata kunci kekerasan emosional komunikasi interpersonal remaja awal. Banyaknya remaja di RW 05 kelurahan Polehan yang mengalami kekerasan emosional sejak kecil dan kurang mampu dalam berkomunikasi dengan orang lain. Tidak sedikit remaja yang kurang sopan dalam berkomunikasi dan bertingkah laku dengan orang lain. Kekerasan emosional adalah sikap atau perilaku yang bisa mengganggu perkembangan sosial atau kesehatan mental anak yang mengalaminya. Kemampuan komunikasi interpersonal merupakan kemampuan berkomunikasi yang terjadi dalam interaksi tatap muka antara beberapa pribadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara kekerasan emosional oleh orangtua dengan kemampuan komunikasi interpersonal pada remaja awal di RW 05 kelurahan Polehan Malang. Subjek dalam penelitian ini adalah 83 remaja awal di RW 05 kelurahan Polehan Malang. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner skala kekerasan emosional dan skala kemampuan komunikasi interpersonal yang dibuat oleh Bienvenu (1987) yang kemudian diolah menggunakan skala Likert. Uji validitas dan reliabilitas serta analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan SPSS 16.00. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik parametrik dengan teknik uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan (1). Tingkat kekerasan emosional oleh orangtua di RW.05 kelurahan Polehan Malang berada pada tingkat sedang dengan persentase 65 06% dan Komunikasi interpersonal pada remaja di RW.05 kelurahan Polehan Malang berada pada tingkat sedang dengan persentase 67 47% (2). Diperoleh koefisien korelasi kekerasan emosional terhadap komunikasi interpersonal sebesar -0 545 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan negatif antara kekerasan emosional oleh orangtua dengan kemampuan komunikasi interpersonal pada remaja awal di RW 05 kelurahan Polehan Malang. Saran dalam penelitian ini ditujukan untuk orangtua posyandu dan PKK diharapkan memberikan penyuluhan guna menurunkan tingkat kekerasan emosional dan meningkatkan kemampuan komunikasi interpersonal anak. Serta penelitian berikutnya untuk dapat meminimalisir hambatan-hambatan yang ada dalam penelitian ini.