Skripsi
Pengembangan mobile learning pada mata pelajaran sosiologi untuk kelas XI IPS SMA Salahuddin Malang / Muhammad Romli
Abstrak
ABSTRAK Romli Muhammad.2016. PengembanganMobile LearningPadaMatapelajaran SosiologiUntukKelas XI IPS SMA Salahuddin Malang. Skripsi Jurusan TeknologiPendidikan FakultasIlmuPendidikan UniversitasNegeri Malang.Pembimbing (1) Dr.SulthoniM.Pd (II) Dr. Henry PraherdhionoM.Pd Kata Kunci Pengembangan Mobile Learning Sosiologi KonflikSosial Smartphone. Berdasarkanhasilobservasilapangandikelas XI SMA Salahuddin Malang permasalahan yang dialamisiswadalampembelajaransosiologiadalah keterbatasanwaktu di dalamkelasdengantuntutanmateri yang banyak kurangnyasumberbelajar yang dapatmembantusiswauntukbelajarmandiridiluarkelas siswakesulitandalammemahamimaterikonfliksosialtanpaadanyavisualisasi..Olehsebabitupengembangmemutuskanuntukmengembangkanmobile learning yangmemudahkansiswauntukbelajar sertakepraktisan media sebagaisumberbelajar yang dapatdiaksessiswatanpaterikatruangdanwaktu.Berdasarkanperspektifteknologipendidikan pengembangmencobauntukmengembagkanproduk media pembelajaran yang dapatdigunakanuntukmembantumemecahkanpermasalahan yang adadalamkelas. Tujuandaripengembanganiniadalahuntukmenghasilkanproduk mobile learninguntukmatapelajaransosiologipokokbahasankonfliksosial yang valid danlayakdigunakanolehsiswakelas XI IPS SMA Salahuddin Malang. Metode yang digunakandalampendekatanpenelitianiniadalahResearch and Development (R D)oleh Borg and Gall. Adapunlangkah-langkahpengembanganiniyaitu.Penelitiandanpengumpulan data Perencanaan Pengembangan draft produk Ujicobalapanganawal Merevisihasilujicoba Ujicobalapanganutama danRevisipemakaianproduk. SubjekPenelitiandalamvalidasiadalahsiswakelas XI SMA Salahuddin Malang yang sedangmenempuhmatapelajaransosiologi. Jenis data yang digunakanadalah data kualitatifdankuantitatif. Hasildaripenelitianpengembanganinisebagaiberikut Ahli media mencapaikualifikasi valid yaitu 93 75% ahlimaterimencapaikualiifikasivalid yaitu 90% ujicobakelompokkecilmencapaikualifikasi valid yaitu 81 66% danujicobakelompokbesarmencapaikualifikasi valid yaitu 88 77%. Saran yang diajukankepada guru matapelajarandiharapkan guru dapatmemperkenalkan media mobile learningmelihatantusiassiswaterhadappenggunaanmobile learningsaatpenelitiandilaksanakan.