Skripsi
Pengaruh perputaran modal kerja terhadap profitabilitas melalui likuiditas dan solvabilitas (studi perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia tahun 2014) / Nurul Asmaul Husna Wiryanto
Abstrak
ABSTRAK Wiryanto Nurul Asmaul Husna. 2015. Pengaruh Perputaran Modal Kerja Terhadap Profitabilitas melalui Likuiditas dan Solvabilitas pada Perusahaan Manufaktur yang Listing di BEI Tahun 2014. Skripsi Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Bambang Banu Siswoyo M.M. (II) Fadia Zen S.E. M.M. Kata Kunci Perputaran Modal Kerja Profitabilitas Likuiditas Solvabilitas Perputaran modal kerja adalah dana yang digunakan untuk membiayai kegiatan operasional perusahaan terutama yang memiliki jangka waktu pendek. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) Kondisi perputaran modal kerja profitabilitas likuiditas dan solvabilitas prusahaan manufaktur tahun 2014 (2) pengaruh perputaran modal kerja terhadap profitabilitas melalui likuiditas dan (3) pengaruh perputaran modal terhadap profitabilitas melalui solvabilitas Penelitian ini menggunakan rancangan korelasi yang bersifat kausalitas yaitu untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh Perputaran modal kerja terhadap profitabilitas melalui likuiditas dan solvabilitas baik secara langsung maupun tidak langsung. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2014 sebesar 141 perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling diperoleh sampel sebanyak 30 perusahaan. Penelitian ini menggunakan teknik analisis jalur dengan analisis data menggunakan bantuan software SPSS 21 dengan taraf signifikan 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Kondisi Profitabilitas pada perusahaan manufaktur tahun 2014 dalam klasifikasi sangat tinggi dengan rata-rata sebesar 90% Perputaran Modal Kerja pada perusahaan manufaktur tahun 2014 dalam klasifikasi sangat rendah dengan rata-rata sebesar 90% Likuiditas pada perusahaan manufaktur tahun 2014 dalam klasifikasi sangat rendah dengan rata-rata sebesar 76% Solvabilitas pada perusahaan manufaktur tahun 2014 dalam klasifikasi sangat rendah dengan rata-rata 90% (2) Perputaran modal kerja tidak berpengaruh langsung maupun tidak langsung terhadap profitabilitas melalui likuiditas (3) Perputaran Modal Kerja berpengaruh terhadap Profitabilitas melalui Solvabilitas. Dalam hal ini Solvabilitas berstatus sebagai variabel moderatoryang fungsinya memperkuat pengaruh langsungdalam kaitan pengaruh Perputaran Modal Kerja terhadap Profitabilitas. Berdasarkan temuan tersebut disarankan kepada pihak perusahaan manufaktur untuk mampumenjaga perputaran modal kerjanya karena perputaran modal kerja sangatlah mempengaruhi aktiva perusahaan. Apabila perputaran modal kerja berlangsung cepat maka aktiva perusahaan pun meningkat akibat dari sistem modal kerja yang cepat. Oleh karena itu perusahaan harus menggunakan modal kerja secara produktif agar tidak terdapat modal kerja yang menganggur dan juga dapat memenuhi kewajiban jangka pendeknya dengan menjaga nilai aktiva lancar lebih besar daripada hutang lancarnya.