UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Uji toksisitas ekstrak metanol dan fraksi etil asetat batang kenikir (Cosmos caudatus) terhadap Artemia salina sereta isolasi salah satu komponen penyusunnya / Elmi Munfaati

Munfaati, Elmi - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Munfaati Elmi. 2016. Uji Toksisitas Ekstrak Metanol dan Fraksi Etil Asetat Batang Kenikir (Cosmos caudatus) terhadap Artemia salina serta Isolasi Salah Satu Komponen Penyusunnya. Skripsi. Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Siti Marfu ah M.S. (II) Dr. H. Sutrisno M.Si. Kata Kunci batang kenikir fraksi etil asetat toksisitas Artemia salina Kenikir (Cosmos caudatus) merupakan salah satu tanaman yang tumbuh subur dan sering dijumpai di Indonesia. Umumnya bagian kenikir yang dimanfaatkan adalah daun sedangkan batangnya tidak dimanfaatkan. Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa pada batang kenikir mengandung senyawa metabolit sekunder yaitu alkaloid saponin steroid dan flavonoid. Adanya senyawa-senyawa tersebut menyebabkan kenikir memiliki aktivitas yang dapat dimanfaatkan. Toksisitas ekstrak metanol dan fraksi etil asetat batang kenikir terhadap Artemia salina belum pernah diteliti sebelumnya. Artemia salina merupakan sejenis udang laut yang digunakan untuk menguji toksisitas suatu bahan alam dan banyak digunakan untuk penemuan senyawa antikanker baru. Penelitian ini bertujuan untuk 1) menentukan sifat toksisitas ekstrak metanol batang kenikir 2) menentukan sifat toksisitas fraksi etil asetat batang kenikir dan 3) mengidentifikasi komponen hasil pemisahan fraksi etil asetat ekstrak batang kenikir. Penelitian yang dilakukan terdiri dari 8 tahap yaitu 1) preparasi sampel (2) ekstraksi 3) uji fitokimia 4) uji toksisitas terhadap larva udang Artemia salinadengan metode BSLT (Brine Shrimp Lethality Test) 5)analisis kromatografi lapis tipis (KLT) 6) pemisahan dengan kromatografi kolom gravitasi 7) pemisahan komponen dengan kromatografi lapis tipis preparatif (KLT preparatif) 8) identifikasi komponen hasil pemisahan secara organoleptik dan analisis secara spektrofotometri IR. Ekstrak metanol dan fraksi etil asetat batang kenikir bersifat toksik terhadap Artemia salina dengan nilai LC50berturut-turut sebesar 695 ppm dan727ppm. Komponen hasil isolasi dari fraksi etil asetat batang kenikir merupakan padatan berwarna kuning pudar positif terhadap uji flavonoid dan mempunyai pita serapan khas gugus C-C C-H dan C C aromatik -OH C-H alifatik serta CO eter. Komponen hasil isolasi fraksi etil asetat batang kenikir diduga merupakan golongan flavonoid. 8195


Informasi Detail
DDC
Rs 547.7045 MUN u
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Kimia, 2016.
Deskripsi Fisik
ix, 60 lembar; ill.; tab.; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
04635/KI/16
Edisi
Skripsi (Sarjana)-- Universitas Negeri Malang. 2016
Subjek
1. METANOL
2. TOKSISITAS, PENGUJIA
3. METHANOL

Pembimbing
1. Siti Marfu'ah, 2. H. Sutrisno
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik