Skripsi
Kesalahan membedakan morfem bebas dan terikat pada matakuliah deutsche Morphologie oleh mahasiswa angkatan 2014 offering AA Universitas Negeri Malang / Umroh Atus Sholikhah
Abstrak
ABSTRAK Sholikhah Umroh Atus. 2016. Kesalahan Membedakan Morfem Bebas dan Terikat pada Matakuliah Deutsche Morphologie oleh Mahasiswa angkatan 2014 offering AA Universitas Negeri Malang. Skripsi Prodi Pendidikan Bahasa Jerman Jurusan Sastra Jerman Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Deddy Kurniawan S.Pd. M.A. Kata Kunci morfem bebas morfem terikat Deutsche Morphologie Tema morfem bahasa merupakan materi yang terkesan mudah tetapi pada kenyataannya banyak mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam mengklasifikasikannya pada bagian morfem bebas dan terikat. Berdasarkan permasalahan tersebut penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis kesalahan mahasiswa dalam membedakan morfem bebas dan terikat bahasa Jerman dan mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan mahasiswa melakukan kesalahan dalam membedakan morfem bebas dan terikat bahasa Jerman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah mahasiswa Jurusan Sastra Jerman offering AA angkatan 2014 berjumlah 18 mahasiswa. Data dalam penelitian ini adalah hasil tes analisis membedakan morfem bebas dan terikat dan hasil wawancara yang berupa faktor kesulitan analisis membedakan morfem bebas dan terikat. Berdasarkan analisis hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan beberapa faktor yang menyebabkan mahasiswa melakukan kesalahan dalam membedakan morfem bebas dan terikat bahasa Jerman. Faktor-faktor tersebut adalah (1) pengguasaan dalam membedakan morfem bebas dan terikat yang kurang (2) kurang teliti dalam membedakan morfem bebas dan terikat (3) penguasaan kosa kata bahasa Jerman yang masih kurang dan (4) sulit mencari kata dasar atau bentuk awal dari morfem. Mahasiswa yang melakukan kesalahan disebabkan karena mengalami kebingungan pada saat menentukan kata yang seharusnya tidak diklasifikasikan sebagai morfem. Morfem tersebut terdiri lebih dari satu morfem bebas maupun morfem terikat.