Skripsi
Tumbuhan cengkeh sebagai penciptaan seni kriya kogam teknik kenteng / Beny Himawan
Abstrak
ABSTRAK Himawan Beny. 2016. Tumbuhan cengkeh sebagai penciptaan seni kriya logam teknik kenteng. Skripsi Jurusan Seni dan Desain Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Drs. AAG.Rai Arimbawa M.Sn dan Drs. Sumarwahyudi M.Sn. Kata kunci Penciptaan Tumbuhan Cengkeh Kriya Logam Seni terapan (applied art) yaitu kelompok seni rupa yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan praktis atau memenuhi kebutuhan sehari-hari atau materil. Seni terbagi menjadi dua yaitu seni murni dan terapan. Karya seni murni berfungsi untuk berekspresi sedangkan karya seni terapan berfungsi sebagai barang fungsional yang digunakan untuk keperluan sehari-hari. Didalam penciptaan karya ini termasuk karya seni murni yang diwujudkan dalam bentuk seni kriya. Dalam proses penciptaan karya hingga selesai ada beberapa tahapan yang perlu di lakukan. Menurut SP. Gustami ( Proses Penciptaan Seni Kriya Volume III 2004) penciptaan berlangsung dalam tiga tahap yaitu Tahap eksplorasi tahap perancangan Tahap perwujudan Tahap penyajian. Seni Kriya adalah karya seni yang di buat dengan ketrampilan tangan dengan memperhatikan aspek fungsional dan nilai seni. Diawali dari perenungan sumber ide yang dialami oleh pencipta menghasilkan sebuah konsep. Selanjutnya konsep tersebut diolah sehingga menghasilkan ke enam judul yang mendasari terciptanya ke enam karya yang merupakan hasil pengolahan bentuk atau stilasi bunga cengkeh. Dalam proses perwujudan ditempuh melalui 4-5 gambar sketsa alternatif dari setiap judul karya. Dari gambar sketsa alternatif tersebut terpilih satu gambar sketsa pilihan. Hal ini yang menjadi acuan dalam proses visualisasi. Hasil karya yang divisualisasikan menampilkan 6 karya seni kriya menggunakan media logam kuningan dengan teknik kenteng. Penggunaan bentuk ragam hias bunga cengkeh merupakan sebuah karakteristik ke enam karya tersebut karena merupakan perwujudan dari stilasi bunga cengkeh tetapi masih terdapat deformasi dalam perwujudan karya tersebut. Dengan penciptaan karya seni kriya ini pencipta mendapatkan pengetahuan dan pengalaman baru yang didalamnya terdapat permasalahan hingga mendapatkan solusi. Penciptaan karya seni kriya ini merupakan upaya yang akan diimplementasikan menjadi karya seni dan dijadikan media edukasi bagi penikmat dan diri sendiri dengan harapan supaya generasi muda lebih menghargai kebudayaan dan memiliki rasa ketimuran yang tinggi sehingga dapat membentuk karakter bangsa yang kuat dan beradab. Serta memupuk jiwa nasionalisme pada generasi muda untuk senantiasa mencintai dan melindungi kedaulatan tanah air kita.