Skripsi
Pengembangan modul pembelajaran pelayanan penjualan untuk siswa kelas XII Pemasaran (studi pada siswa Program Keahlian Pemasaran SMKN 1 Pasuruan) / Desy Anisah Fatmawati
Abstrak
ABSTRAK Fatmawati Desy Anisah. 2016. Pengembangan Modul Pembelajaran Pelayanan Penjualan Untuk Siswa Kelas XII Pemasaran (Studi Pada Siswa Program Keahlian Pemasaran SMKN 1 Pasuruan). Skripsi Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. H. Heri Pratikto M.Si. (2)Dr. Aniek Indrawati S.Si. M.M. Kata Kunci pengembangan modul pelayanan penjualan. Modul adalah salah satu bentuk bahan ajar berbasis cetakan yang dirancang untuk belajar secara mandiri oleh siswa. Modul dipilih dengan beberapa pertimbangan. Pertama karena modul merupakan bahan ajar yang digunakan siswa untuk belajar secara mandiri. Kedua modul dibuat berdasarkan kurikulum yang ada dan disesuaikan dengan karakteristik siswa sehingga penggunaan modul menjadi lebih baik dibandingkan bahan ajar lain yang belum tentu sesuai dengan kurikulum. Ketiga pemilihan bahan ajar harus disesuaikan situasi dan kondisi dari siswa. Modul memungkinkan siswa untuk mempelajari tiap materi dengan durasi waktu yang lebih lama sehingga siswa dapat menemukan pemahamannya sendiri meski tanpa pengawasan guru dikelas. Tujuan pengembangan modul pembelajaran Pelayanan Penjualan adalah menghasilkan modul pembelajaran Pelayanan Penjualan sesuai dengan kurikulum 2013 kompetensi dasar Melakukan Konfirmasi Keputusan Pelanggan dan Melakukan Pelayanan Purna Jual kelas XII Program Keahlian Pemasaran SMK Negeri 1 Pasuruan yang valid dan efektif. Tahap penelitian dan pengembangan yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan penelitian Research and Development berdasarkan model dari Borg dan Gall dalam Sugiyono (2013 409) menggunakan tujuh tahap yaitu potensi masalah pengumpulan data desain produk validasi desain revisi desain uji coba pengguna revisi produk. Modul di validasi oleh 2 ahli penulisan modul 2 ahli materi modul 30 siswa sebagai uji coba pengguna (user). Pengukuran penilaian validasi ahli dan respon siswa menggunakan skala Likert. Berdasarkan hasil validasi menunjukkan validasi dari ahli penulisan modul sebesar 84% (Valid) rata-rata validasi ahli materi modul sebesar 90% (Sangat Valid) dan rata-rata penilaian oleh pengguna modul sebesar 88% (Sangat Valid). Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengembangan modul Pelayanan Penjualan yang telah dikembangkan dinyatakan sangat valid atau sangat layak sebagai bahan ajar di SMKN 1 Pasuruan. Beberapa saran yang terkait dengan pengembangan modul pembelajaran Pelayanan Penjualan adalah Saran pemanfaatan dan Diseminasi.Saran pemanfaatan adalah pemanfaatan modul Pelayanan Penjualan yang tervalidasi sebaiknya digunakan oleh sekolah yang telah melaksanakan kurikulum 2013 sebagai acuan dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Selain itu diharapkan pengguna memiliki referensi tambahan sebagai sumber belajar untuk melengkapi pengembangan modul Pelayanan Penjualan yang tervalidasi.Sedangkan diseminasi adalah pemanfaatan modul pembelajaran bisa lebih dioptimalkan jika modul pembelajaran ini dapat digunakan oleh siswa kelas XII Pemasaran. Misalnya guru atau sekolah dapat menyebarluaskan pemakaian modul yang telah tervalidasi pada guru MGMP SMK Program Keahlian Pemasaran sehingga sekolah lain dapat memanfaatkan modul sebagai salah satu sumber belajar.