Skripsi
Pengembangan bahan ajar fisika berbasis guided inquiry untuk membantu siswa kelas X menganalisis pengaruh kalor pada kehidupan sehari-hari / Novwida Hijrah Rolisa
Abstrak
ABSTRAK Rolisa NovwidaHijrah. 2016. PengembanganBahan Ajar FisikaBerbasis Guided Inquiry untukMembantuSiswaKelas X MenganalisisPengaruhKalorPadaKehidupanSehari-hari.Skripsi Program StudiPendidikanFisika JurusanFisika FakultasMatematikadanIlmuPengetahuanAlam UniversitasNegeri Malang. Pembimbing (I) Drs. PurboSuwasono M.Si (II) Sugiyanto S.Pd M.Si Kata kunci bahan ajar guided inquiry Dalammemahami IPA salahsatunyafisikadibutuhkancarabelajarygbermaknabagisiswa. Model yang dapatmenumbuhkankebermaknaanbelajarbagisiswaadalah model guided inquiry. Cara lain untukmendukungtimbulnyakebermaknaanbelajarpadasiswaadalahterfasilitasinyasiswadalam proses pembelajaran. Salah satufasilitas yang diberikanyaknibahan ajar yang sesuaidengankurikulum 2013. Namunbahan ajar yang adabelummemfasilitasisiswauntukmelakukanpengalamanbelajarberdasarkanpendekatansaintifiksertabelummemfasilitasisiswauntukmencapaikompetensi yang diharapkandalampembelajarannya. Olehkarenaituingindikembangkanbahan ajar fisikaberupabukusiswadanbuku guru berbasisguided inquiryuntukmembantusiswamenganalisispengaruhkalorpadakehidupansehari-hari. Penelitianinimerupakanpenelitianpengembangan yang menggunakanmetode Borg Gall sampaitahap lima yang menunjukkantahapan yang harusdiikutiuntukmenghasilkanprodukberupabahan ajar. Produkhasilpengembangandivalidasiolehsatudosenjurusanfisika. Produk yang divalidasikemudiandiperbaikikekurangannya selanjutnyadiujicobakansecaraterbataskepada 2 guru Fisikadan 20 siswakelas X SMAN Jatiroto. Hasilpenelitianmenunjukkanbahwabahan ajar berbasisguided inquiryuntukmembantusiswakelas x menganalisispengaruhkalorpadakehidupansehari-hariinimemperolehnilaipersentase 91 95% untukbukusiswadan 92 3% untukbuku guru dari validator yang berarti valid. Sedangkandaripenggunabahan ajar memperolehnilaipersentase 87 9% untukbukusiswadan 94 3% untukbuku guru darimasing-masingpengguna. Hal iniberartibahan ajar yang dikembangkansudahlayakuntukdigunakansertamemilikikelebihandenganpengalamanpembelajaranpendekatansaintifikdanmengikutilangkahpembelajaranguided inquiry. Adapunkekurangannyaterbataspadaujicobaterbatasdalamskalakecil. Sehinggaterbatasdiketahuitingkatkelayakanbahan ajar. Peneliti lain disarankanuntukmengujiefekivitasdaribahan ajar.