Skripsi
Peranan organisasi kemahasiswaan ekstra kampus sebagai pendidikan nonformal dalam meningkatkan kemampuan diri mahasiswa / Alfin Ibadus Sholeh
Abstrak
Sholeh Alfin Ibadus. 2016. Peranan Organisasi Kemahasiswaan Ekstra Kampus sebagai Pendidikan Nonformal dalam Meningkatkan Kemampuan Diri Mahasiswa. Skripsi. Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Hardika M.Pd (II) Drs. H. Sucipto M.S Kata Kunci peran organisasi kemahasiswaan pendidikan nonformal peningkatan kemampuan diri mahasiswa Organisasi kemahasiswaan (ormawa) ekstra kampus merupakan wadah pengembangan diri mahasiswa. Ormawa ekstra kampus mempunyai fungsi dan peran sebagaimana konsep pendidikan nonformal yaitu sebagai pelengkap penambah dan pengganti pendidikan formal. Di era kini eksistensi ormawa ekstra kampus tidak diperhitungkan bahkan dinilai meresahkan oleh kalangan mahasiswa sendiri. Padahal dengan adanya ormawa ekstra kampus ini mahasiswa bisa belajar dan memahami bagaimana hakikat mahasiswa yang sebenarnya. Penelitian ini dilaksanakan bertujuan untuk mengetahui (1) bagaimana pandangan mahasiswa terhadap peranan organisasi kemahasiswaaan ekstra kampus sebagai pendidikan nonformal dalam meningkatkan kemampuan diri mahasiswa dan (2) bagaimana keterlibatan mahasiswa dalam organisasi kemahasiswaaan ekstra kampus sebagai media peningkatan kemampuan diri mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara observasi dan studi dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis data Cresswell. Tahapan dalam penelitian ini adalah (1) mempersiapkan dan mengorganisasikan data untuk analisis (2) mengeksplorasi dan mengkode data (3) mengkode untuk membangun deskripsi dan tema (4) merepresentasikan dan melaporkan temuan kualitatif (5) menginterprestasikan temuan dan (6) memvalidasi keakuratan temuan. Prosedur pengecekan keabsahan data yang digunakan adalah (1) triangulasi dan (2) member checking. Adapun informan penelitian merupakan mahasiswa aktif yang merupakan kader dari ormawa ekstra kampus di lingkup Universitas Negeri Malang. Hasil penelitian pertama (1) partisipan riset memandang perananan ormawa ekstra kampus hanya dipahami sebatas wadah pengembangan diri tidak sampai pada konsep pendidikan nonformal (2) adanya ormawa ekstra kampus harus benar-benar dimanfaatkan dengan baik (3) proses pengembangan diri dalam sebuah ormawa ekstra kampus didasarkan pada ideologi masing-masing organisasi dan (4) perananan ormawa ekstra kampus dari masa ke masa mengalami perubahan. Kedua keterlibatan mahasiswa di ormawa ekstra kampus dilakukan dengan cara (1) mengembangankan internal organisasi (2) mengadvokasi kepentingan bersama (3) meningkatkan kemampuan diri secara terus menerus dan (4) memberikan penjelasan/penyadaran tentang eksitensi ormawa ekstra kampus. Saran dalam penelitian ini adalah (1) mahasiswa yang aktif di ormawa ekstra kampus perlu meningkatkan peranan dan fungsinya di dalam berorganisasi (2) ormawa ekstra kampus harus memberikan citra positif terkait eksistensinya (3) mahasiswa yang tidak atau belum mengikuti ormawa ekstra kampus disarankan untuk ikut dan berpartisipasi aktif (4) Jurusan Pendidikan Luar Sekolah hendaknya membuat kebijakan yang mewajibkan kepada mahasiswanya untuk berperan aktif di ormawa ekstra kampus dan (5) peneliti lain agar mengembangkan hasil temuan pada aspek yang lain.