Skripsi
Pengembangan media pembelajaran fisika berbasis animasi swishmax dengan pendekatan saintifik untuk membantu belajar mandiri dalam pemahaman konsep gerak melingkar / Umaisaroh
Abstrak
ABSTRAK Umaisaroh. 2016. Pengembangan Media Pembelajaran Fisika Berbasis Animasi Swishmax dengan Pendekatan Saintifik untuk Membantu Belajar Mandiri dalam Pemahaman Konsep Gerak Melingkar. Skripsi Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Winarto M.Pd (II) Drs. Dwi Haryoto M.Pd. Kata Kunci swishmax pendekatan saintifik gerak melingkar Kurikulum 2013 menuntut pada pembelajaran yang mengoptimalkan kemampuan peserta didik dalam ranah afektif kognitif dan psikomotorik. Sedangkan pembelajaran di kelas tidak semuanya dapat diserap oleh peserta didik terutama pada aspek kognitif. Penelitian ini dibuat untuk membantu peserta didik memahamkan materi pelajaran. Pemahaman peserta didik terhadap materi pelajaran akan menjadi maksimal dengan dibuatkannya media pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum 2013 dan digunakan di luar jam pelajaran. Media pembelajaran yang dibuat berbasis animasi swishmax. Media berbasis animasi memiliki kelebihan lebih praktis sehingga mampu meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi pelajaran. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran yang pernah dibuat dengan pendekatan saintifik menghasilkan bahan ajar berupa CD pembelajaran dan menguji kelayakan media. Penelitian pengembangan ini menggunakan 5 langkah penelitian pengembangan yang dikemukakan oleh Borg dan Gall (1989) dalam Sukmadinata (2015 169). Langkah-langkah penelitian pengembangan tersebut adalah (1) penelitian dan pengumpulan data (2) perencanaan (3) pengembangan draf produk (4) uji coba lapangan awal (5) merevisi hasil uji coba. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh dari hasil validasi ahli media ahli materi dan uji keterbacaan peserta didik. Data kualitatif diperoleh dari saran validator dan peserta didik. Instrumen yang digunakan berupa angket. Penelitian dilakukan di MAN Sidoarjo. Hasil penelitian ini yaitu media mendapatkan nilai validitas dari ahli media sebesar 73% (kriteria baik perlu revisi sebagian) dan nilai dari validasi ahli materi sebesar 73 8% (kriteria baik perlu revisi sebagian). Kesimpulan penelitian pengembangan ini media yang telah dikembangkan dan direvisi memiliki kriteria baik sehingga layak digunakan dalam pembelajaran.