Tugas Akhir
Analisis efisiensi dan kehilangan air saluran irigasi sekunder pada daerah irigasi bendung kali Amprong Kedung Kandang / Muhammad Nur Falah
Abstrak
ABSTRAK Falah Muhammad Nur. 2016. Analisis Efisiensi dan Kehilangan Air Saluran Irigasi Sekunder pada Daerah Irigasi Bendung Kali Amprong Kedung Kandang. Tugas Akhir Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing Drs. H. Wasis M.T. Kata Kunci irigasi sekunder efisiensi saluran Kedungkandang Kota Malang dengan luas wilayahnya 110 06 km2 merupakan kota yang berpotensi tinggi dalam sektor pertaniaan. Kontribusi hasil sawah pada Kecamatan Kedung Kandang menyumbang sebesar 30 63 % untuk Kota Malang. Menurut informasi dari Petugas Dinas Pengairan pada petak ter.4 ka ter.5 ka dan ter.5 ki sering terjadi kekurangan air. Berkaitan dengan itu maka perlu dilakukan analisis efisiensi dan kehilangan air di saluran irigasi sekunder Bumi Ayu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi dari saluran irigasi sekunder Bumi Ayu dan faktor-faktor yang mempengaruhi efisiensi dari saluran irigasi Bumi Ayu. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif bersifat deskriptif yaitu menjelaskan tentang efisiensi dari saluran sekunder irigasi Bumi Ayu. Data-data yang dibutuhkan didapat dengan cara observasi dokumentasi dan wawancara. Kegiatan analisis data dimulai dari tahap pengmpulan data mengukur debit dengan Current Meter dan Bangunan Ukur dan mencari efisiensi saluran irigasi sekunder. Kesimpulan hasil penelitian yang diperolehberdasarkan hasil analisis data sebagai berikut. Pertama Debit hulu pada saluran irigasi sekunder Bumi Ayu bila diukur dengan menggunakan alat Current Meter rata-ratanya adalah 373 2 lt/s. sedangkan bila diukur dengan bangunan ukur rata-ratanya sebesar 360 325 lt/s.Kedua Debit hilir pada saluran irigasi sekunder Bumi Ayu bila diukur dengan menggunakan alat Current Metter rata-ratanya adalah 96 157 lt/s. Ketiga Efisiensi saluran irigasi sekunder Bumi Ayu dengan menggunakan Current Meter sebesar 81 32 % bila diukur menggunakan bangunan ukur efisiensi dari saluran irigasi sekunder Bumi Ayu sebesar 85 721% 90% (KP-01 1986 10). Keempat faktor kehilangan air dari saluran sekunder Bumi Ayu sebesar 18 68 % yang disebabkan oleh evaporasi sebesar 0 000865 lt/dtk infiltrasi dan pengambilan liar. Saran yang dapat diberikan kepada Dinas UPT Pengairan di Kedung Kangdang sebagai berikut. Pertama perbaikan dan perawatan Bangunan Ukur pada saluran sekunder dan tersier Bumi Ayu. Kedua mengatur kembali seluruh bangunan irigasi yang berfungsi sebagai penyuplai air apabila air di sungai tetap tidak dapat memenuhi kebutuhan di petak maka perlu dilakukan sistem gilir pembagian air di setiap petak dan mengatur pola tanam pada daerah irigasi Bendung Kali Amprong Kedung Kandang.