Skripsi
Penerapan problem based learning berbasis lesson study pada mata pelajaran akuntansi untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kjelas X Jurusan Akuntansi di SMKN 2 Blitar / Febby Wahyu Kriswanti
Abstrak
ABSTRAK Kriswanti Febby Wahyu. 2016. Penerapan Problem Based Learning Berbasis Lesson Study pada Mata Pelajaran Akuntansi untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Kelas X Jurusan Akuntansi di SMKN 2 Blitar. Skripsi Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Suparti M.P. (II) Ika Putri Larasati S.E. M.Com Kata Kunci Problem Based Learning Motivasi Belajar Hasil Belajar Model pembelajaran di Indonesia cukup variatif. Namun model pembelajaran yang sesuai dengan pendekatan saintifik dalam kurikulum 2013 diantaranya adalah problem based learning. Problem based learning merupakan pembelajaran yang dapat membuat siswa belajar melalui upaya penyelesaian permasalahan dunia nyata secara terstruktur untuk mengkonstruk pengetahuan siswa. Berdasarkan hasil pengamatan peneliti di SMKN 2 Blitar menemukan beberapa hal antara lain 1) permasalahan yang tersirat dalam ulangan harian dan ulangan tengah semester yaitu hasil belajar siswa sebanyak 70% kurang memuaskan atau masih di bawah kriteria ketuntasan minimal 80 2) kurangnya motivasi belajar siswa 3) model pembelajaran yang diterapkan oleh guru masih secara konvensional. Sehingga melalui model pembelajaran problem based learning diharap dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian tindakan kelas berbasis lesson study. Lesson study merupakan sebuah panduan dengan tujuan menjadikan pembelajaran lebih baik dan efektif. Pelaksanaan penelitian diterapkan dalam dua siklus dengan setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Tahapan penelitian meliputi perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X Akuntansi 4 di SMKN 2 Blitar. Instrumen yang digunakan berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) beserta perangkatnya dan lembar-lembar observasi. Hasil penelitian ini adalah terjadi peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa. Peningkatan motivasi belajar ditunjukkan dengan peningkatan presentase rata-rata dari siklus I ke siklus II sebesar 76 92% menjadi 85 29%. Peningkatan hasil belajar ditunjukkan dengan peningkatan presentase rata-rata dari siklus I ke siklus II sebesar 77 73% menjadi 87 41%. Kriteria ketercapaian penelitian ini adalah motivasi belajar menunjukkan 80% siswa dalam kategori minimal baik dan hasil belajar menunjukkan 80% siswa mencapai kriteria ketuntasan minimal 80. Berdasarkan penelitian di atas maka dapat disimpulkan bahwa penerapan problem based learningberbasis lesson study dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas X jurusan Akuntansi di SMKN 2 Blitar. Adapun saran yang dapat diberikan antara lain 1) guru diharapkan dapat menggunakan model pembelajaran problem based learning sebagai variasi dalam kegiatan pembelajaran tentunya pemilihan model ini perlu disesuaikan dengan permasalahan yang dihadapi dan juga materi pelajaran yang akan disampaikan dan 2) peneliti selanjutnya diharapkan dalam mengukur hasil belajar melibatkan faktor-faktor sebagai berikut antara lain a) faktor internal (motivasi kecerdasan sikap minat dan bakat) dan b) faktor eksternal (lingkungan dan sosial) diharapkan dalam mengukur hasil belajar mencakup 3 ranah yaitu kognitif afektif dan psikomotor dan diharapkan dalam memilih materi akuntansi yang cocok dengan karakteristik dari model problem based learningyaitu a) terkait dengan dunia nyata b) memotivasi siswa c) membutuhkan pengambilan keputusan d) multitahap e) dirancang utuk kelompok f) menyajikan pertanyaan terbuka yang memicu diskusi dan g) mencakup tujuan pembelajaran berpikir tingkat tinggi dan keterampilan lainnya. Materi yang sesuai dengan karakteristik dari model problem based learning antara lain a) jurnal penyesuaian b) menyusun laporan keuangan c) mengelola buku besar pembantu.