Skripsi
The representation of class structure and class struggle in the film \"In Time\" / Rendi Surya Irwanto
Abstrak
ABSTRAK Irwanto R. S. 2016. Representasi Struktur Kelas dan Pertentangan Kelas dalam Film In Time. Skripsi. Jurusan Sastra Inggris Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing 1 Drs. Kukuh P. Subagyo M.A. Pembimbing 2 Inayatul Fariha S.S. MA. Kata Kunci Marxisme Kapitalism Pertentangan Kelas Ploretar Borjuis Studi tentang marxist berarti sebuah analisis tentang struktur kelas dan pertentangan kelas di dalam suatu karya tertentu. Beberapa studi terdahulu dari Bonnarp (2014) Kendrick (1999) dan Tang (2011) mengungkap pertentangan kelas yang dipicu oleh tekanan dari sang kapitalis. Studi-studi ini fokus pada konflik kepentingan diantara borjuis dan kaum proletar. Bagaimanapun studi ini focus pada struktur kelas masyarakat di film In Time. Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur kelas antar si penindas dan yang ditindas. Teori-teori marxis terutama teori dari Marx dan Engels berkonsep pada referensi utama di studi ini seperti konsep mise en scene dari Sikov. Melalui pertimbangan di setiap frame difilm analisis marxis mengungkap bahwa masyarakat difilm In Time adalah sebuah masyarakat kapitalis yang terdiri dari borjuis dan kaum proletar. dunia di In Time terbagi menjadi dua zona. New Greenwich untuk si kaya dan Dayton untuk si miskin. Dalam perspektif marxis terdapat dua kelas dalm struktur kelas Philippe Weis sebagai borjuis dan Will Salas beserta seluruh masyarakat Dayton adalah kaum proletar. Kedua kelas yang berbeda ini sangat kontras satu sama lain namun mereka saling terkait antara satu dengan lainnya. Relasi antar kelas ini menciptakan atas suatu keadaan dimana terdapat pertentangan kepentingan antara keduanya. Philippe Weis ingin sepenuhnya mengkontrol sistem dan menindas para pekerja kelas bawah demi menambah kekayaannya sementara itu Will Salas dan kaum proletar berjuang untuk menggulingkan si kapitalis untuk menciptakan masyarakat yang layak dan lebih baik.