UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Kesiapan DU/DI dalam pelakasanaan prakerin siswa SMK Program Studi Keahlian Teknik Otomotif di Kabupaten Bojonegoro / Shandy Prima Agustian

Agustian, Shandy Prima - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Agustian Shandy Prima. 2016. Kesiapan DU/DI dalam Pelaksanaan Prakerin Siswa SMK Program Studi Keahlian Teknik Otomotif di Kabupaten Bojonegoro. Skripsi Program Studi S1 Pendidikan Teknik Otomotif Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. H. Yoto S.T. M.Pd. M.M. (II) Drs. H. Sumarli M.Pd. M.T. Kata Kunci Kesiapan DU/DI prakerin teknik otomotif. Pendidikan sistem ganda (PSG) pada SMK diimplementasikan melalui prakerin di DU/DI yang relevan dengan program keahlian yang ditempuh sehingga ketercapaian tujuan pendidikan sangat dipengaruhi oleh kesiapan DU/DI sebagai institusi pasangan dalam pelaksanaan PSG. Oleh karena itu penelitian bertujuan untuk mengungkap tingkat kesiapan pelaksanaan prakerin sehingga tingkat kesiapan DU/DI dalam pelaksanaan prakerin SMK program studi keahlian teknik otomotif di Bojonegoro ditinjau dari aspek administrasi sumber daya manusia sarana prasarana yang dimiliki dan program prakerin yang diberikan dapat diketahui. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh dari beberapa DU/DI mitra pelaksana prakerin SMK di Kabupaten Bojonegoro dengan menggunakan angket dan observasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif secara persentase sederhana kemudian dilakukan interpretasi data dan disimpulkan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dianalisis menghasilkan temuan sebagai berikut (1) tingkat kesiapan DU/DI dalam pelaksanaan prakerin ditinjau dari administrasi yang diterapkan tergolong dalam kategori kesiapan rendah (61 62%). Masih adanya DU/DI yang belum memenuhi keseluruhan persyaratan administrasi prakerin seperti mengadakan MoU dengan sekolah memberikan tata tertib pelaksanaan prakerin memberikan dan mengawasi presensi kehadiran beserta jurnal siswa hingga menerbitkan sertifikat prakerin (2) tingkat kesiapan DU/DI dalam pelaksanaan prakerin ditinjau dari SDM yang dimiliki tergolong dalam kategori kesiapan cukup (67 69%). Masih ditemukannya instruktur prakerin yang memiliki latar belakang yang kurang relevan dengan bidang pekerjaan pengalaman kerja yang kurang minimnya pengalaman pelatihan minimnya pengalaman jabatan minimnya kepedulian terhadap penerapan K3 beserta proses pembimbingan kepada peserta prakerin (3) tingkat kesiapan DU/DI dalam pelaksanaan prakerin ditinjau dari sarana dan prasarana yang dimiliki tergolong kategori kesiapan rendah (59 99%). Hal tersebut dikarenakan adanya DU/DI yang belum memiliki kelengkapan peralatan fasilitas yang kurang memadai kondisi DU/DI yang masih jauh dari standar kelayakan bengkel dan belum diperhatikannya aspek pengorganisasian sarana prasarana dan (4) tingkat kesiapan DU/DI dalam pelaksanaan prakerin ditinjau dari program prakerin yang diberikan tergolong dalam kategori kesiapan rendah (55 42%). Prakerin dilaksanakan tanpa adanya rencana kerja yang terarah dan sesuai dengan kurikulum pemberian target kompetensi yang harus dikuasai oleh peserta hingga belum seluruhnya DU/DI melaksanakan uji kompetensi sebagai bentuk evaluasi terhadap peserta prakerin sebagai proses evaluasi prakerin. Berdasarkan temuan tersebut diberikan saran sebagai berikut (1) pokja PSG beserta pihak SMK diharapkan mengadakan MoU dengan industri memberikan pembekalan terhadap pembimbing prakerin tentang keseluruhan aspek yang harus dipenuhi dalam prakerin mengarahkan pembimbing internal untuk melakukan monitoring secara intensif terhadap peserta prakerin memilih DU/DI yang memiliki tingkat kesiapan tinggi untuk melaksanakan prakerin meningkatkan kompetensi siswa sebelum melaksanakan prakerin dan secara bersama-sama dengan industri untuk menyusun program prakerin (2) hendaknya pihak DU/DI meningkatkan kualitas pembimbingan meningkatkan kepedulian terhadap peserta prakerin dan melengkapi sarana dan prasarana (3) disarankan mencari DU/DI untuk melaksanakan prakerin di luar Kabupaten Bojonegoro karena berdasarkan penelitian ditemukan sebesar 60 71% DU/DI memiliki tingkat kesiapan yang tergolong rendah dalam pelaksanaan prakerin.


Informasi Detail
DDC
Rs 373.1262 AGU k
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif, 2016.
Deskripsi Fisik
xi, 138 lembar.; ill.; tab.; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
05185/KI/16
Edisi
Skripsi (Sarjana)-- Universitas Negeri Malang. 2016
Subjek
1. PRAKTEK KERJA INDUSTRI
2. FIELD INDUSTRIAL PRACTICE

Pembimbing
1. H. Yoto; 2. H. Sumarli
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik