Skripsi
Enhancing the 8th graders\' ability in writing a descriptive text through process writing with photo story application at SMPN 6 Malang / Intan Pertiwi
Abstrak
ABSTRAK Pertiwi Intan. 2016. Meningkatkan Kemampuan Kelas 8 dalam Menulis Teks Deskriptif melalui Proses Menulis dengan Aplikasi Photo Story di SMPN 6 Malang. Skripsi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Andi Muhtar M.A. (2) Dr. Suharyadi S.Pd. M.Pd. Kata Kunci Photo Story storyboard proses menulis kemampuan menulis teks deskriptif. Upaya mempelajari Bahasa Inggris sangatlah dibutuhkan. Peserta didik baik tingkat SMP maupun SMA diajar bahasa Inggris sebagai salah satu mata pelajaran wajib di kelas. Peserta didik diharapkan menguasai bahasa Inggris agar mampu berkomunikasi baik dengan keterampilan produktif maupun reseptif. Akan tetapi peserta didik seringkali menemui masalah dalam menguasai salah satu keterampilan produktif dalam bahasa Inggris yaitu menulis. Pada pra-penelitian yang diadakan oleh peneliti menunjukkan bahwa peserta didik di kelas 8.8 SMPN 6 Malang mempunyai kemampuan yang kurang dalam menulis. Melalui kuisioner yang diberikan oleh peneliti peserta didik mengungkapkan bahwa hambatan yang mereka temui ketika menulis terdapat pada beberapa hal yaitu kesulitan dalam menghasilkan ide dan menyusunnya menjadi komposisi tulisan yang baik dalam hal ketepatan penggunaan kosa kata dan tata bahasa dan juga kurangnya media untuk membantu mereka meningkatkan kemampuan mereka dalam menulis teks deskriptif. Terlebih lagi hasil dari pra-tes menunjukkan bahwa sebanyak 29 peserta didik memperoleh skor di bawah standar kriteria minimal (SKM) yaitu 75. Peneliti menggunakan penelitian tindakan kelas sebagai metode penelitian. Penelitian ini terdiri dari empat tahap perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis teks deskriptif melalui proses menulis dengan aplikasi Photo Story. Penelitian ini dilakukan dalam satu siklus. Peneliti mengusulkan teknik proses menulis dan menulis digital melalui media aplikasi Photo Story. Penggunaan strategi dilakukan dalam beberapa tahap. Tahapan-tahapan tersebut yaitu (1) menjelaskan teks deskriptif dan komponennya kepada peserta didik (2) memperagakan tayangan gambar bergerak yang dihasilkan dari aplikasi Photo Story tentang deskripsi suatu tempat kepada peserta didik (3) mengelompokkan peserta didik untuk bermain games (4) memberikan latihan kepada peserta didik untuk melakukan pra-menulis dan menulis draft teks deskriptif di storyboard (5) meminta peserta didik membenahi dan mengedit tulisan mereka (6) memberikan tugas kepada peserta didik untuk menulis draft terakhir dan memproduksi teks deskriptif mereka melalui aplikasi Photo Story (7) meminta peserta didik untuk melakukan presentasi terhadap hasil tulisan teks deskriptif mereka tentang suatu tempat melalui aplikasi Photo Story. Dalam penelitian tindakan kelas peneliti menemukan bahwa peserta didik memiliki pencapaian yang lebih baik dalam menulis. Hal ini bisa diketahui dari hasil pencapaian nilai dan respon positif yang mereka tunjukkan selama pelaksanaan strategi dalam pembelajaran sebagai kriteria kesuksesan. Kriteria kesuksesan yang ditetapkan oleh peneliti yakni sebanyak lebih dari 75% peserta didik mencapai kriteria skor yakni 75 dan merespon secara positif strategi yang dilaksanakan selama pembelajaran. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa 81.81% atau sejumlah 27 peserta didik dari 33 peserta didik memperoleh skor sama atau lebih dari 75. Selain itu 91.77% peserta didik merespon secara positif terhadap strategi yang menggunakan aplikasi Photo Story dan proses menulis dengan storyboards. Oleh karena itu bisa disimpulkan bahwa strategi tersebut bisa mengatasi masalah belajar menulis yang dialami oleh peserta didik semenjak mereka mampu meningkatkan kemampuan mereka dalam menulis teks deskriptif dan juga ikut berpartisipasi secara aktif dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil dari penelitian tersebut peneliti menyarankan kepada guru bahasa Inggris untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran seperti yang diterapkan oleh peneliti di kelas untuk membantu mengatasi masalah yang dialami peserta didik. Sedangkan untuk peneliti-peneliti selanjutnya peneliti menyarankan agar mereka mampu mengadakan penelitian lain menggunakan strategi yang dilakukan oleh peneliti di tingkat pendidikan yang berbeda dan juga di jenis teks yang berbeda. Namun dalam melaksanakan pembelajaran dan penelitian dengan menggunakan strategi yang diajukan oleh peneliti guru bahasa Inggris dan peneliti-peneliti selanjutnya harus memperhatikan masalah yang dihadapi peserta didik sehingga permasalahan mereka dalam menulis bisa teratasi dengan baik.