Skripsi
Efek latihan continuous dan interval dengan intensitas berbeda pada penurunan glukosa darah tikus diabetes induksi streptozotocin / Dione Lana Greselda Idelia
Abstrak
ABSTRAK Idelia Dione Lana Greselda. 2016. Efek Latihan Continuous dan Interval dengan Intensitas Berbeda pada Penurunan Glukosa Darah Tikus Diabetes Induksi Streptozotocin. Skripsi Jurusan Ilmu Keolahragaan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Mulyani Surendra M.S. (II) Drs. Mardianto M.Kes. Kata kunci diabetes continuous interval glukosadarah. Latihanfisik yang dilakukansecarateraturdengan program yang tepatdapatmenurunkanglukosadarah. Latihanfisikdapatmempengaruhivesikel GLUT-4 dalamtransporglukosakedalam sel.Latihanfisik yang menggunakanmetabolismeaerobiksecaracontinuousdan intervaldapatmenurunkanglukosadarah. Atasdasaritumakatujuanpenelitianiniakanmengungkaplatihanfisikaerobikberuparenangdenganintensitasberbeda yaitulatihanaerobikcontinuousintensitasmoderatdanlatihanaerobik interval intensitastinggiterhadapglukosadarahhewancobatikus diabetes induksistreptozotocin. Penelitianinimenggunakanrancanganpenelitiantherandomized pretest posttest control group design using matched subjects dengan 3 kelompok yaitukelompokkontrol yang tidakdiberilatihanberenang kelompokcontinuous yang diberilatihanaerobikcontinuousintensitasmoderatdankelompok interval yang diberilatihanaerobik interval intensitastinggi. Sampelpenelitian yang digunakanadalahtikusputih (rattusnorvegicus strain wistar)sebanyak 15 ekor. Penelitiandilakukan 3bulan. Pengumpulan data dilakukandenganpengukuranglukosadarahpuasamenggunakanalatglukometer. Pengukuranglukosadarahpuasadilakukansebanyaktiga kali yaitu sebeluminduksi STZ pretes (setelahinduksi STZ)danpostes (setelahdiberilatihanrenangselama 8 minggu).KemudianhasilpengukuranglukosadarahpuasatikuspostesdianalisisdenganujistatistikAnovaberpasangandengantarafsignifikansi 0.05. HasilujistatistikAnova (pos-hoc) menunjukkanbahwaSig. 945 yakni 0.798 0.05 yang berartitidakterdapatperbedaan data kadarglukosadarahpuasatikuspostesantarakelompoklatihanaerobikcontinuousintensitasmoderatdanlatihanaerobikintervalintensitastinggisetelahlatihanselama 8 minggu.Dengandemikiandapatdisimpulkanbahwapada 15 subjek yang diteliti tidakterdapatperbedaanpengaruhantaralatihanaerobikcontinuousintensitasmoderatdanlatihanaerobik interval intensitastinggiterhadappenurunanglukosadarah jadilatihanaerobikcontinuousintensitasmoderatdanlatihanaerobik interval intensitastinggisama-samabaiknyadalammenurunkanglukosadarah.