Skripsi
Pengaruh beban listrik akibat modifikasi penggunaan lampu utama terhadap kapasitas baterai dan altenator sistem ACG (Alternating Current Generator) pada sepeda motor Vario Techno 125esp / Agus Trisaputro
Abstrak
ABSTRAK Trisaputro Agus. 2016. PengaruhBebanListrikAkibatModifikasiPenggunaanLampuUtamaTerhadapKapasitasBateraidan Alternator PadaSistem ACG (Alternating Current Generator) Sepeda Motor Vario Techno 125esp. Skripsi Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. H. Imam Muda Nauri S.T. M.T. (II) Ir. Drs. Eko Edi Poerwanto S.E. M.Pd. M.M. Kata Kunci Beban Listrik Sistem ACG (Alternating Current Generator) Kapasitas Baterai Alternator. Beban listrik adalah suatupemenuhan kebutuhanenergi atau daya listrik. Daya listrik merupakan jumlah kerja listrikdalamlaju perpindahanarus listrik setiap rangkaian per satuan waktu. Beban listrik utama pada sepeda motor terletak pada sistem penyalaan dan stater serta sistem lampupenerangan. Sebagai upaya mengatasi dan meningkatkan penerangan jalan pada sepeda motor ketika berjalan di malam hari salah satu alternatifnya adalah memodifikasi sistem lampu penerangan utama pada sepeda motor yaitu dengan penggantian bohlam standar dengan bohlam HID (High Intensity Discharge).Hal ini akan berdampak pada beban listrik sepeda motor seiringpenggunaan daya lampu utama yang lebih besar. Dengan bertambahnya beban listrik lampu utama pada sepeda motor maka akan berpengaruh pada kapasitas pembebanan baterai dan alternator Sistem ACG (Alternating Current Generator) merupakan teknologi yang menggabungkan fungsi dari alternator dan motor stater pada sebuah generator merupakan perangkat stater elektrik yang mengandalkan putaran dari generator atau alternator untuk memutar crankshaft dan merupakan sumber tegangan 3 phase. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban listrik akibat modifikasi penggunaan lampu utama terhadap kapasitas baterai dan alternator pada sistem ACG (Alternating Current Generator) sepeda motor Vario Techno 125esp dan diperoleh alternatif penggunaan lampu utama yang lebih terang dengan daya yang lebih besar namun tidak melebihi kapasitas pembebanan baterai dan alternator. Penelitian ini dilakukan di workshop RR Prolight Batu secara langsung pada obyek penelitian pada tanggal 18-25 April 2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan terhadap beban listrik pada penggunaan bohlam lampu HID (High Intensity Discharge) terhadap kapasitas baterai sistem ACG (Alternating Current Generator). Pada kapasitasbateraiterhadapkuatarus (A) sebesar 10 34% dantegangan (V) sebesar 6 2% dantidakadapengaruhyang signifikanpada alternator terhadapkuatarus (A) selisih 0 1 A dantegangan (V) selisih 0 88 V daripenggunaanbohlamstandarjenisfilament tungstenpadakendaraanVario Techno 125esp. BerdasarkanhasilpenelitiandiketahuibahwapenggunaanbohlamlampujenisHID (High Intensity Discharge)lebihterang 50% memproduksipanaslebihsedikit danmemperkecilkonsumsikapasitasbateraidaripenggunaanbohlamstandarjenisfilament tungsten.