Skripsi
Perbedaan kepuasan pernikahan antara suami dan istri ditinjau dari pengungkapan diri dan cinta / Chusnul Mahfudhoh Rif\'atin
Abstrak
ABSTRAK Rif atin Chusnul Mahfudhoh. 2016. Perbedaan Kepuasan Pernikahan antara Suami dan Istri Ditinjau dari Pengungkapan Diri dan Cinta. Skripsi Jurusan Psikologi Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Nur Eva S.Psi. M.Psi. (II) Pravissi Shanti S.Psi. M.Psi. Kata Kunci kepuasan pernikahan pengungkapan diri cinta pasangan suami istri Kepuasan pernikahan merupakan salah satu indikator keberhasilan hubungan pernikahan. Dalam ikatan pernikahan perasaan puas dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya komunikasi yang baik dengan pasangan dan kemampuan mengekspresikan kasih sayang pada pasangan. Kepuasan pernikahan berasal dari penilaian subjektif individu terhadap berlangsungnya hubungan pernikahan hal itu menyebabkan adanya perbedaan antara suami dan istri baik dilihat dari segi persepsi kepribadian dan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan adanya perbedaan kepuasan pernikahan ditinjau daripengungkapan diri dan cinta pada pasangan suami istri.Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 orang yang terdiri dari masing-masing 50orang suami dan istri. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling dengan populasi pasangan suami istri di Kota Malang. Pengambilan data dilakukan dengan memberikan instrumen pada suami dan istri secara bersamaan untuk diisi dan diambil kembali pada waktu yang ditentukan. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis menunjukkan 1) tidak ada perbedaan kepuasan pernikahan antara suami dan istri ditinjau dari pengungkapan diri 2) tidak ada perbedaan kepuasan pernikahan antara suami dan istri ditinjau dari cinta dan 3) tidak ada perbedaan kepuasan pernikahan antara suami dan istri ditinjau dari pengungkapan diri dan cinta. Hal ini dibuktikan melalui hasil tingginya nilai kepuasan pernikahan pengungkapan diri dan cinta suami sama tinggi dengan istri. Adanya faktor penyesuaian dalam pernikahan dan pembagian peran yang sama rata menjadi penyebab suami dan istri untuk saling bekerjasama dalam menyatukan perbedaan.Faktor lain yang memberikan pengaruh besar adalah pandangan masyarakat atas kesetaraan gender sehingga menjadikan pergeseran budaya dalam memandang peran laki-laki dan perempuan. Menurut paparan data di atas maka diajukan beberapa saran diantaranya 1)bagi pasangan suami istri untuk meningkatkan pengungkapan diri dan cinta dengan menambah intensitas komunikasi dengan pasangan serta memberikan perhatian melalui kontak fisik dengan pasangan 2) pada tahap pengumpulan data sebaiknya dilakukan pada suami terlebih dahulu kemudian istri pada waktu yang berbeda dan 3) bagi penelitian selanjutnya sebaiknya ditambahkan variabel penyesuaian dalam pernikahan lamanya pernikahan dan hubungan pacaran sebelum pernikahan serta menggunakan pendekatan kualitatif untuk memperoleh kajian mendalam.