Skripsi
Identifikasi tingkat kekerasan paduan Al-Si yang diquenching dengan variasi media pendingin dan waktu pencelupan / Yuli Cahyo Pamungkas
Abstrak
ABSTRAK Pamungkas Yuli Cahyo. 2016. Identifikasi Tingkat Kekerasan Paduan Al-Si yang Di-Quenching dengan Variasi Media Pendingin dan Waktu Pencelupan. Skripsi Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Wahono S.ST. M.Pd. (II) Prihanto Trihutomo S.T. M.T. Kata Kunci paduan Al-Si quenching media pendingin waktu pencelupan Paduan non-ferro Al-Si merupakan material non ferro yang sangat lazim digunakan di bidang manufaktur. Paduan ini memiliki beberapa keunggulan yakni kekerasannya memadai dan untuk persentase paduan tertentu dapat dikeraskan. Penelitian ini akan mengkaji tentang pengaruh berbagai media pendingin pendinginan terhadap tingkat kekerasan paduan Al-Si. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kekerasan paduan Al-Si yang di-quench menggunakan media pendingin variasi campuran air-oli Mesran SAE 40 air-oli Mesran SAE 50 dan Oli Mesran SAE 40-SAE 50 dengan variasi waktu pencelupan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan jenis kuatitatif yang datanya dianalisis dengan statistik deskriptif dan divisualisasikan dengan grafik. Temuan penelitian ini adalah sebagai berikut (1) Tingkat kekerasan Al-Si pada proses quenching menggunakan media pendingin campuran 90% oli Mesran SAE 40 dan perbandingan 10% air dengan lama pencelupan 5 menit 10 menit dan 15 menit masing-masing 57 54 V 58 01 HV dan 58 15 HV (2) tingkat kekerasan Al-Si pada proses quenching menggunakan media penggunakan pendingin campuran 10% oli Mesran SAE 50 dan perbandingan 90% air dengan lama pencelupan 5 menit 10 menit dan 15 menit masing-masing 57 61 HV 58 03 HV dan 58 25 HV dan (3) tingkat kekerasan Al-Si pada proses quenching menggunakan media penggunakan pendingin campuran 50% oli Mesran SAE 50 dan perbandingan 50% oli Mesran SAE 40 dengan lama pencelupan 5 menit 10 menit dan 15 menit masing-masing 57 71 HV 58 18 HV dan 58 28 HV. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disarankan sebagai berikut (1) Perlu adanya tindak lanjut untuk penelitian berikutnya dengan berbagai variasi waktu pencelupan yang penulis belum lakukan misalnya variasi dengan waktu yang lebih lama (2) perlu adanya tindak lanjut untuk penelitian berikutnya dengan lebih menambah kadar garam untuk mengetahui perubahan sifat mekanisnya (3) perlu dilakukan pengujian lain selain pengujian kekerasan dengan menggunakan Mikro Vickers dan (4) perlu dilakukan pengujian lain dengan berbagai bahan yang lebih bervariasi. Misalnya dilakukan uji tarik dan uji struktur mikro.