Skripsi
Pengembangan instrumen asesmen kemampuan perseptual motor anak autis usia 6-7 tahun di Pusat Layanan Autis Kota Malang / Ismanto
Abstrak
ABSTRAK Ismanto 2015. Pengembangan Instrumen Asesmen Kemampuan Perseptual Motor Anak Autis Usia 6-7 Tahun Di PLA Malang Skripsi S1 PLB Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Sihkabuden M. Pd (2) Drs. Abdul Huda M. Pd. Kata Kunci instrumen asesmen perseptual motor anak autis Anak autis pada umumnya mengalami hambatan dalam beberapa aspek perkembangan sehingga kesulitan memenuhi tugas-tugas sekolah. Menurut beberapa penelitian para ahli kesulitan dalam memenuhi tugas sekolah (akademik) dipengaruhi oleh belum terpenuhinya kemampuan prasyarat salah satunya perseptual motor. Identifikasi kemampuan perseptual motor sebelum anak autis memasuki sekolah sangat penting agar lebih siap menghadapi tugas-tugas sekolah. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menghasilkan instrumen asesmen kemampuan perseptual motor anak autis usia 6-7 tahun. Diharapkan instrumen ini dapat membantu terapis/guru untuk mengidentifikasi kemampuan perseptual motor anak autis sebelum memasuki sekolah sehingga dapat dikembangkan program atau rancangan pembelajaran yang sesuai. Selain itu instrumen ini dapat bermanfaat sebagai acuan bagi orang tua yang memiliki anak autis yang akan melanjutkan ke jenjang pendidikan di sekolah reguler maupun sekolah inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan model penelitian dan pengembangan. Data penelitian yang dikumpulkan berupa (1) hasil penilaian validasi oleh ahli (psikolog klinis dosen pendidikan luar biasa dan praktisi sekaligus dosen pendidikan luar biasa) terhadap penyusunan butir aktivitas dan penggunaan alat yang disajikan dalam bentuk prosentase dan (2) hasil penilaian ujicoba instrumen kepada 8 subyek anak autis di Pusat Layanan Autis Kota Malang untuk menentukan validitas item. Dari hasil uji validitas para ahli instrumen yang dikembangkan dinyatakan valid dengan rata-rata prosentase sebesar 96 3% untuk butir aktivitas dan 100% untuk penggunaan alat. Hasil ujicoba produk awal tampak bahwa 6 dari 47 item dinyatakan tidak valid. Hasil ujicoba pasca revisi diperoleh seluruh item dinyatakan valid. Hasil dari penelitian ini adalah instrumen asesmen kemampuan perseptual motor anak autis usia 6-7 tahun yang terdiri 6 komponen yaitu visual discrimination visual memory visual motor coordination shape drawing concept formation dan category dan seluruhnya terdapat 47 item yang disajikan menggunakan instruksi serta alat khusus dengan memperhatikan karakteristik anak autis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa instrumen yang dikembangkan dapat digunakan untuk mengidentifikasi kemampuan perseptual motor anak autis usia 6-7 tahun.