Skripsi
Analisis variasi penambahan tembaga pada aluminium silikon terhadap kualitas hasil cor dan impact strength (ketangguhan) menggunakan cetakan pasir dengan perekat bentonit dan tetes tebu / Andri Bagus Pratama
Abstrak
ABSTRAK Pratama Andri Bagus 2016. Analisis Variasi Penambahan Tembaga Pada Logam Paduan Aluminium Silikon Terhadap Kualitas Hasil Cor dan Impact Strength (ketangguhan) Menggunakan Perekat Tetes Tebu dan Bentonit. Skripsi Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. H. Putut Murdanto S.T. M.T. (II) Drs. Basuki M.Pd. Kata Kunci Impact Strength Aluminium Silikon (Al-Si) Bentonit Tetes Tebu Penecoran Tembaga (Cu) Struktur Mikro Dalam pengecoran logam khususnya menggunakan cetakan pasir memilih bahan perekat sangatlah penting yang nantinya akan berdampak pada hasil pengecoran. Pada umumnya menggunakan cetakan pasir dengan perekat bentonit terdapat gelembung udara yang tidak bisa keluar dari rongga cetak dan akhirnya dapat menyebabkan cacat cor pada benda cor khususnya di permukaan benda cor. Jika dengan menggunakan tetes tebu hasil coran bisa lebih halus kuat dan kokoh. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai impact strength pada Aluminium silikon yang divariasi penambahan tembaga dengan menggunakan cetakan pasir menggunakan perekat bentonit dan tetes tebu. Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian eksperimental dengan menggunakan model Static Group Comparisson dengan teknik pembahasan secara deskriptif yakni membandingkan hasil cor nilai Impact Strength Struktur Mikro pada spesimen Aluminium silikon yang di tambahkan unsur tembaga dengan cetakan pasir menggunakan perekat bentonit dan tetes tebu. Pada hasil pengecoran cacat cor menggunakan bentonit masih banyak terjadi seperti cacat lubang jarum rongga udara pasir yang rontok. Sedangkan menggunakan tetes tebu cacat yang terjadi yaitu deformasi dan lubang jarum. lubang jarum sudah mulai berkurang dikarenakan jika menggunakan tetes tebu udara pada rongga cetakan dapat lebih cepat keluar dari rongga cetak. Untuk nilai dari Impact Strength menggunakan tetes tebu lebih rendah yaitu sebesar 18 6035 Joule jika dibandingkan dengan menggunakan bentonit yang hanya sebesar 18 7854 Joule. Yang artinya spesimen lebih kuat dan keras. Ditinjau dari butiran matrik struktur mikro sangat mendukung hasil impact strength dikarenakan semakin halus butiran matriks Aluminium Silikon maka semakin keras dan kuat hasil coran.