Skripsi
Dekomposisi pembakaran mikroalga spirulina platensis pada variasi kadar katalis zinc oxide sebagai bahan bakar alternatif terbarukan / Muhammad Misbachul Huda
Abstrak
ABSTRAK Huda Muhammad Misbachul Dekomposisi Pembakaran Mikroalga Spirulina Platensis Pada Variasi Kadar Katalis Zinc Oxide Sebagai Bahan Bakar Alternatif Terbarukan. Skripsi Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Sukarni S.T. M.T.(II) Rr. Poppy Puspitasari S.Pd. M.T. Ph.D. Kata Kunci Mikrolaga Spirulina platensis Analisis thermogravimetric dekomposisi pembakaran ZnO. Menipisnyacadanganbahanbakarminyakduniakhususnyadaribahanbakarfosil yang tidakdapatdiperbaruitelahmenimbulkanmasalahberupakrisisenergi. Banyakcaramenanganimasalahinisalahsatunyadenganpenghematanpenggunaan. Namun penghematansajabelumcukupmenyelesaikanmasalah. Perluadatindakanlebihdarisekedarmengurangipemakaianmisalnyadenganmenciptakanenergiterbarukan. Mikroalgadenganlajupertumbuhannya yang cepat dantelahdilakukanpenelitianbahwamikroalgadapatmenghasilkan biofuel yakni biodiesel dan bioethanol menjadikanlatarbelakangtulisaniniuntukmenelitimikroalgasebagaibahanbakaralternatifterbarukan dengandilihatdaridekomposisipembakaranmenggunakankataliszinc oxide. PengujiandilakukandenganmikroalgaSpirulina p.dibakardenganpadasuhuruanganhinggasuhu 1200 oCdenganlajupemanasan 10 oC/min padaudara atmosphere denganlajuudara 50 ml/min. dengandidapatkanbahwa semakintinggikadarkatalis semakinbanyak pula massaSpirulina p. yang dilepaskanpadasaatpembakaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dekomposisi pembakaran campuran mikroalga Spirulina p.dan zinc oxidesebagai bahan bakar terbarukan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakanpenelitian eksperimental. Metode tersebut merupakan metode yang mengidentifikasi sifat mendasar terlebih dahulu pada material yang diteliti kemudian dilakukan beberapa pengujian untuk diketahui data dan info tema penelitian yang diangkat.BerdasarkanhasilpenelitiandekomposisipembakaranmikroalgaSpirulina p.terjadipada 4 tahappembakaran. Tahappertamamerupakantahappelepasankandungan moisture tahapkeduaadalahtahapdimanavolatil matters terlepas kemudiantahapketiga proses terdekomposisidanterlepasnyafixed carbon sertatahapkeempatadalahtahapakhirdaridekomposisipembakaran tahapinimerupakan proses dekomposisilambatabu. Dibandingkan di antaralimavariasi kadarzinc oxide yang paling baikdigunakanuntukcampuranbiomassamikroalgaSpirulina p.adalah 6% dan 9 % darimassa total sampel. Penambahan 6% dan 9% kataliszinc oxidedapatmempercepatlajukehilanganmassa zinc oxidedengankadar 6% dan 9% jugaefektifdigunakanuntukmenghilangkanmoisture volatil matter danfixed carbonjikadibandingkandenganzinc oxidedengankadar 3% 12% dan 15%. Selainituzinc oxidedengankadar 6% dan 9% mampumenurunkantemperaturpembakaranmasing-masingsekitar 13 7oCdan 10 9 oCpadatahappelepasan moisture. Zinc oxidedengankadar 6% dan 9% mampumenurunkantemperaturmasing-masingsekitar 7 oCdan 4 8 oCpadalajupelepasanvolatile matter.Padapelepasanfixed carbonzinc oxide kadar 9% mampumenurunkantemperaturmasing-masingsekitar 5oC.