Tugas Akhir
Layanan sirkulasi di Perpustakaan Univertsitas Ma Chung Malang / Debi Refina Rahmat Diputra
Abstrak
ABSTRAK Diputra Debi Refina Rahmat. 2016. Layanan Sirkulasi Di Perpustakaan Universitas Ma Chung Malang. Tugas Akhir Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Kusubakti Andajani M.Pd (II) Drs. Moch. Asrukin M.Si. Kata kunci layanan sirkulasi perpustakaan perguruan tinggi Perpustakaan perguruan tinggi merupakan perpustakaan yang ada di lingkungan kampus guna memenuhi kebutuhan mahasiswa dalam mencari suatu informasi. Untuk melaksanakan tugasnya perpustakaan perguruan tinggi memilih mengelola menyimpan merawat dan melayankan bahan pustaka yang dimiliki kepada masyarakat akademis. Perpustakaan Universitas Ma Chung memiliki layanan yang salah satunya adalah layanan sirkulasi. Layanan yang ada di perpustakaan guna untuk membantu pemustaka dalam peminjaman pengembalian dan perpanjangan. Berkaitan dengan itu maka diperlukannya pembahasan mengenai layanan sirkulasi pada perpustakaan. Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk mendeskripsikan layanan sirkulasi di perpustakaan Universitas Ma Chung Malang dan mengetahui kendala yang dihadapi serta solusi yang diambil pustakawan untuk mengatasinya dalam layanan sirkulasi.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam pengumpulan data yang diperoleh berupa layanan sirkulasi dan kendala yang dihadapi di Perpustakaan Universitas Ma Chung Malang. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dan wawancara. Pengambilan data dilakukan penulis pada bulan Mei 2016. Berdasarkan hasil pengumpulan dan analisis data kegiatan layanan sirkulasi yang meliputi (1) peminjaman koleksidi mana proses peminjaman dimulai dari pencarian buku sampai proses akhir dalam peminjaman (2) pengembalian yakni dimulai dari pemustaka melakukan keterlambatan atau tidak sampai proses akhir dalam pengembalian dan (3) perpanjangan koleksi yang berlandaskan pada peminjam apakah melakukan perpanjangan atau tidak. Kendala yang ada di layanan sirkulasi meliputi kesalahan sistem otomasi pada layanan sirkulasi yaitu gangguan sistem ditemukan pada proses pengembalian buku di mana pustakawan merasakan kejanggalan pada sistem yang disediakan terutama layanan self-service yang sering tidak berfungsi dan solusinya adalah kesadaran pustakawan dalam melakukan pengecekan secara berkala terhadap program self-service. Keterbatasan sumberdaya manusia yaitu Satu orang bertugas di layanan sirkulasi dengan jumlah pustakawan hanya satu pada pelayanan sirkulasi hal tersebut berdampak pada melemahnya produktivitas dan kurangnya efektivitas dalam sirkulasi dan solusinya adalah menambahkan jumlah pustakawan dan teknisi untuk meminimalisir kerusakan serta tanggap jika terdapat kesalahan sistem.