Skripsi
Pengaruh pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap keterampilan proses sains siswa kelas VII SMP Negeri 2 Malang / Anik Tri Susanti
Abstrak
ABSTRAK Susanti Anik Tri. 2015. Pengaruh Pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Malang. Skripsi Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Susriyati Mahanal M.Pd. (II) Novida Pratiwi S.Si. M.Sc. Kata Kunci keterampilan proses sains inkuiri terbimbing pendekatan saintifik Proses pembelajaran IPA pada Kurikulum 2013 menggunakan pendekatan ilmiah/saintifik (scientific approach) yang menekankan pada kegiatan ilmiah. Melalui kegiatan ilmiah yang dilaksanakan siswa dapat memperoleh keterampilan proses sains. Keterampilan proses sains merupakan kemampuan intelektual dan fisik yang diperlukan dalam mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi. Keterampilan proses sains melatihkan kemampuan pemecahan masalah (problem solving) sebagai bekal menghadapi tantangan hidup di kemudian hari. Kenyataan yang ada di lapangan menunjukkan bahwa keterampilan proses sains siswa pada kelas VII masih rendah dan belum terlatih. Keterampilan proses sains dapat dilatihkan dengan melakukan pembelajaran inkuiri terbimbing. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan keterampilan proses sains siswa yang belajar dengan pembelajaran inkuiri terbimbing dan pembelajaran pendekatan saintifik. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain postest only design. Subjek penelitian melibatkan siswa SMP Negeri 2 Malang semester genap 2015/2016 dengan dua kelompok kelas yaitu kelas VII-G sebagai kelompok eksperimen dan kelas VII-F sebagai kelompok kontrol. Data keterampilan proses sains diperoleh dari nilai postes kinerja siswa yakni melaksanakan percobaan secara individu. Instrumen yang digunakan untuk mengukur keterampilan proses sains adalah lembar kerja praktikum yang dilengkapi dengan rubrik penilaian. Analisis statistik digunakan untuk menganalisis perbandingan keterampilan proses sains yang meliputi uji normalitas uji homogenitas dan uji hipotesis menggunakan uji-t dengan bantuan software SPSS 16.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan proses sains pada kelas inkuiri terbimbing dan siswa pada kelas pendekatan saintifik dengan nilai t hitung adalah 4 463 lebih besar dari t tabel (thitung ttabel) yaitu 4 463 2 001. Keterampilan proses sains siswa yang belajar dengan pembelajaran inkuiri terbimbing (rerata 69 50) lebih tinggi dibanding siswa yang belajar dengan pembelajaran pendekatan saintifik (rerata 57 35).