Skripsi
Pengembangan prosedur operasional baku pengadaan bahan pustaka di Perpustakaan AKBID Medika Wiyata Kediri / Andika Septyawan
Abstrak
ABSTRAK Septyawan Andika. 2016. Pengembangan Prosedur Operasional Baku Pengadaan Bahan Pustaka di Perpustakaan Akbid Medika Wiyata Kediri. Skripsi Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Roekhan M.Pd. (II) Drs. Darmono. M.Si. Kata kunci Pengembangan Prosedur Operasional Baku Pengadaan Bahan Pustaka Perpustakaan Akbid Medika Wiyata Kediri. Prosedur Operasional Baku (POB) secara sederhana dapat diartikan sebagai pedoman yang menunjukkan apa yang harus dilakukan kapan hal tersebut dilakukan dan siapa yang melakukannya. POB bagi Perpustakaan menjadi penting karena dapat berfungsi membantu perpustakaan dalam memberikan pelayanan kepada user secara baik konsisten efektif dan efisien. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan mengembangkan suatu POB atau kebijakan tertulis di Perpustakaan Akbid Medika Wiyata Kediri tentang kegiatan pengadaan bahan pustaka sehingga dapat dijadikan sebagai pedoman dalam pelaksanaan kegiatan pengadaan bahan pustaka agar lebih terarah dan terencana dengan baik. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian pengembangan media pendidikan Sadiman dkk. Data penelitian ini dari hasil angket uji validasi oleh empat orang ahli bidang pengadaan bahan pustaka perpustakaan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik angket penilaian. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa instrumen angket. Teknik analisis data untuk mengetahui nilai akhir dari penilaian produk yaitu jumlah nilai yang diperoleh dibagi dengan nilai ideal dalam satu item dikali seratus persen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum pengembangan produk POB pengadaan bahan pustaka cukup valid dengan nilai rata-rata sebesar 79.107%. Menurut kriteria tersebut maka POB pengadaan bahan pustaka yang telah dikembangkan tidak perlu direvisi. Jadi dapat disimpulkan bahwa POB pengadaan bahan pustaka hasil pengembangan tersebut cukup valid dan praktis digunakan sebagai bahan pedoman pengadaan bahan pustaka perpustakaan. Supaya produk pengembangan POB pengadaan bahan pustaka dapat diterapkan secara maksimal maka diberikan beberapa saran yang terkait pemanfaatan produk diantaranya. Pertama pustakawan diharapkan membaca dan memahami isi dari POB pengadaan bahan pustaka dengan seksama sehingga mengerti maksud dari POB pengadaan bahan pustaka tersebut. Kedua Dalam kegiatan pengadaan bahan pustaka pustakawan diharapkan mengikuti alur flowchart langkah-langkah kegiatan pengadaan bahan pustaka dengan urut dan benar sehingga kegiatan yang dilakukan benar-benar terarah dan tepat sasaran.