Skripsi
Leader-member exchange sebagai moderator pengaruh beban kerja dan konflik peran terhadap stres kerja (studi kasus pada karyawan AJB Bumiputera Kantor Cabang Malang) / Lerenop Sulaksono
Abstrak
ABSTRAK Sulaksono L. 2016. Leader-Member Exchange sebagai Moderator Pengaruh Beban Kerja dan Konflik Peran Terhadap Stres Kerja (Studi Kasus pada Karyawan Agensi AJB Bumiputera Kantor Cabang Malang). Skripsi. Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Ery Tri Djatmika M.A. M.Si. (II) Afwan Hariri Agus Prohimi S.E. M.Si. Kata kunci Leader-Member Exchange Beban Kerja Konflik Peran Stres Kerja. Stres kerja didefinisikan sebagai suatu bentuk tanggapan adaptif baik fisik maupun mental seseorang saat dihadapkan dengan keadaan yang tidak sesuai antara tuntutan dengan kemampuan yang dimiliki karyawan. Pendekatan Leader-Member Exchange merupakan pendekatan dyadic yang diharapkan mampu menjadi moderator berbagai kendala yang muncul dalam aktifitas perusahaan misalnya dalam penelitian ini yaitu stressor (beban kerja dan konflik peran) dengan stres itu sendiri.. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kondisi Beban Kerja Konflik Peran Stres Kerja dan Leader-Member Exchange pada karyawan AJB Bumiputera Kantor Cabang Malang mengetahui apakah Leader-Member Exchange sebagai variabel yang memoderasi pengaruh independent secara parsial. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah 120 karyawan agensi AJB Bumiputera Kantor Cabang Malang. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan rumus Slovin sehingga dihasilkan 92 karyawan. Analisis data yang digunakan adalah uji residual dan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi Stres Kerja secara umum berada pada klasifikasi tinggi kondisi Beban Kerja secara umum berada pada klasifikasi tinggi kondisi Konflik Peran secara umum berada pada klasifikasi tinggi kondisi Leader-Member Exchange secara umum berada pada klasifikasi tinggi. Hasil uji residual menunjukkan bahwa Leader-Member Exchange tidak bisa menjadi moderator pengaruh Beban Kerja terhadap Stres Kerja dan Leader-Member Exchange sebagai moderator pengaruh Konflik Peran terhadap Stres Kerja. Berdasarkan hasil penelitian terkait Beban Kerja yang menjadi stressor akan sulit untuk menghilangkan apalagi mendesain ulang pembebanan kerja maka manajemen perusahaan diharapkan menggunakan metode lain seperti kompensasi pelatihan dan pengembangan karyawan agensi. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan menambah periode penelitian menggunakan teknik sampling lain mengganti variabel moderasi menambah variabel independen yang berasal dari faktor eksternal perusahaan untuk mendapatkan hasil penelitian yang lebih baik.