Skripsi
Identifikasi kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal-soal reaksi redoks berdasarkan perubahan bilangan oksidasi menggunakan analisis langkah penyelesaian soal / Ahmad Faishal Anshory
Abstrak
ABSTRAK Anshory Ahmad Faishal. 2016. Identifikasi Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Soal-soal Reaksi Redoks Berdasarkan Perubahan Bilangan Oksidasi Menggunakan Analisis Langkah Penyelesaian Soal. Skripsi Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Muntholib S.Pd. M.Si (II) Dr. Irma Kartika Kusumaningrum M.Si. Kata Kunci identifikasikesulitan reaksi redoks bilangan oksidasi analisis penyelesaian soal. Reaksi redoks merupakan salah satu bahan kajian kimia yang tergolong sulit bagi siswa. Konsep utama bahan kajian ini konsep redoks mengalami perubahan makna sampai empat kali yakni redoks berdasarkan transfer oksigen redoks berdasarkan transfer hidrogen redoks berdasarkan transfer elektron dan redoks berdasarkan perubahan bilangan oksidasi. Perubahan makna konsep ini dan penyelesaian soal-soal redoks yang memerlukan banyak tahapan menyebabkan siswa kesulitan dalam memecahkan soal-soal reaksi redoks. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) kesulitan siswa dalam konsep redoks berdasarkan perubahan biloks (2) letak kesulitan siswa dalam menerapkan langkah-langkah penyelesaian soal-soal konsep redoks berdasarkan perubahan biloks dan (3) pemahaman konsep siswa terhadap reaksi redoks berdasarkan perubahan biloks. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah 59 siswa kelas X MIA 1 dan X MIA 2 MAN Mojosari yang dipilih secara acak dengan menggunakan teknik acak kelas. Instrumen yang digunakan adalah 10 soal uraian dan wawancara tidak terstruktur. Data dari hasil penelitian berupa jawaban siswa dalam mengerjakan soal uraian digunakan untuk menentukan kesulitan siswa dengan cara membagi jumlah siswa yang menjawab salah dengan total keseluruhan siswa. Hasil penelitian menunjukkan (1) kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal-soal konsep redoks berdasarkan perubahan biloks terdapat pada (a) bagaimana cara menentukan reaksi redoks (61 9%) (b) bagaimana cara menentukan reaksi autoredoks (69 87%) (c) bagaimana caramenentukan reaksi non-redoks (70 04%) (d) bagaimana cara menentukan oksidator reduktor hasil oksidasi dan hasil reduksi (67 46%) (2) kesulitan siswa dalam menerapkan langkah-langkah penyelesaian soal reaksi redoks berdasarkan perubahan bilangan oksidasi dengan kesulitan paling tinggi terletak pada langkah menuliskan unsur yang mengalami reduksi dan oksidasi (74 51%) dan kesulitan paling rendah terletak pada langkah menentukan senyawa yang bertindak sebagai oksidator dan reduktor (48 57%) dan (3) pemahaman siswa terhadap konsep-konsep reaksi redoks berdasarkan perubahan biloks cukup baik.