Skripsi
Pengembangan bahan ajar materi kestimbangan kimia berbasis inkuiri terbimbing berdasarkan kurikulum 2013 / Pristy Nandya Putri
Abstrak
ABSTRAK Putri Pristy Nandya. 2015. Pengembangan Bahan Ajar Materi Kesetimbangan Kimia Berbasis Inkuiri Terbimbing Berdasarkan Kurikulum 2013. Skripsi Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr Subandi. M.Si (II) Dr. Yudhi Utomo M.Si Kata-kata Kunci Kurikulum 2013 Inkuiri Terbimbing Kesetimbangan Kimia Pendidikan modern merupakan suatu bentuk perkembangan kompetisi global yang secara drastis dapat meningkatkan perkembangan pengetahuan dan teknologi. Lahirnya pergeseran paradigma pembelajaran dari teacher-centered yang beralih menjadi pembelajaran student-centered merupakan salah satu tanda perkembangan pendidikan di negeri ini. Salah satu usaha pemerintah untuk mendukung adanya pergeseran paradigma tersebut adalah dengan memberlakukan kurikulum 2013 yang berbasis scientific approach. Pada proses pembelajaran berbasis scientific approach dibutuhkan sebuah bahan ajar yang dikembangkan dengan menggunakan model pembelajaran yang sesuai salah satunya adalah model pembelajaran inkuiri terbimbing. Hasil penelitian miskonsepsi menunjukkan bahwa materi kesetimbangan kimia merupakan materi yang sulit dipahami oleh peserta didik. Berdasarkan hal tersebut maka peneliti bermaksud untuk mengembangkan bahan ajar berbasis inkuiri terbimbing materi kesetimbangan kimia menggunakan pendekatan kontekstual dan memuat tiga representasi pembelajaran kimia sesuai dengan kurikulum 2013 serta mengetahui tingkat kelayakan hasil pengembangan. Pengembangan bahan ajar ini menggunakan model 4D (4D-Model) yang meliputi pembatasan (define) perancangan (design) pengembangan (develop) dan penyebaran (disseminate) namun pada pengembangan bahan ajar ini hanya dilakukan sampai pada tahap ketiga yaitu tahap develop/pengembangan. Penilaian bahan ajar dilakukan melalui validasi isi dan uji keterbacaan. Validasi bahan ajar dilakukan oleh dua orang guru kimia dan satu dosen kimia UM. Uji keterbacaan bahan ajar dilakukan oleh beberapa peserta didik yang mewakili tingkat kemampuan berfikir tinggi sedang dan rendah. Validasi isi dan uji keterbacaan terbatas ditentukan berdasarkan kelayakan isi dan penyajian bahasa serta tata letak yang dinilai dengan menggunakan instrumen berupa (1) lembar validasi yang berupa angket penilaian menggunakan skala Likert lima tingkat dan (2) lembar komentar dan saran dari validator dan pembaca. Revisi akan dilakukan berdasarkan komentar dan saran dari validator. Produk hasil pengembangan berupa bahan ajar kesetimbangan kimia berbasis inkuiri terbimbing berdasarkan kurikulum 2013 yang terdiri dari buku guru dan buku siswa yang dapat digunakan oleh guru/calon guru untuk membelajarkan materi kesetimbangan kimia. Berdasarkan hasil uji keterbacaan dan validasi diperoleh rata-rata tingkat kelayakan sebesar 85 8% pada buku siswa 81 95% pada buku guru. Dari hasil uji keerbacaan pada 12 peserta didik diperoleh tingkat kelayakan sebesar 86 15%. Dengan demikian bahan ajar kesetimbangan kimia berbasis inkuiri terbimbing berdasarkan kurikulum 2013 baik buku siswa maupun buku guru memiliki kriteria sangat layak untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran.