Skripsi
Pengembangan bahan ajar IPA dengan pendekatan SETS (Science, Environment, Technology, and Society) materi zat aditif dan zat adiktif untuk siswa SMP kelas VIII / Anisa Imawati
Abstrak
ABSTRAK Imawati Anisa. 2016. Pengembangan Bahan Ajar IPA dengan Pendekatan SETS (Science Environment Technology and Society) Materi Zat Aditif dan Zat Adiktif untuk Siswa SMP Kelas VIII. Skripsi Program Studi SI Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Kadim Masjkur M.Pd. (II) Metri Dian Insani S.Si. M.Pd. Kata Kunci bahan ajar IPA pendekatan SETS zat aditif dan zat adiktif. Materi zat aditif dan zat adiktif merupakan salah satu materi IPA kelas VIII yang menuntut siswa untuk memahami pengetahuan tentang keamanan pangan dan pencegahan bahaya penyalahgunaan zat adiktif. Permasalahan mengenai materi tersebut adalah bahan ajar yang digunakan belum menampakkan kaitan antara sains dengan lingkungan teknologi dan masyarakat selain itu kegiatan eksperimen masih terbatas minimnya sumber belajar dan sulitnya menghadirkan media terutama pada bahasan zat adiktif serta kurangnya variasi dalam merancang pembelajaran. Tujuan penelitian adalah mengembangkan bahan ajar IPA berpendekatan SETS materi zat aditif dan zat adiktif untuk siswa SMP kelas VIII. Diharapkan bahan ajar yang disusun mampu memberikan kemudahan bagi siswa untuk mempelajari dan memahami materi zat aditif dan zat adiktif. Penelitian ini menggunakan model penelitian 4-D Thiagarajan dengan melakukan hanya sampai tiga tahap awal yakni pendefinisian (define) perancangan (design) dan pengembangan (develop). Instrumen yang digunakan berupa lembar angket validasi produk dan lembar angket uji keterbacaan. Kelayakan bahan ajar dilakukan dengan cara validasi dua orang dosen masing-masing sebagai ahli pengembangan bahan ajar dan ahli materi serta praktisi lapangan yaitu satu guru IPA SMP serta dilakukan uji keterbacaan oleh 13 orang siswa SMP Laboratorium UM. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif dan teknik analisis kuatitatif berupa persentase rata-rata. Hasil validasi bahan ajar oleh validator ahli materi menunjukkan persentase sebesar 95 84%. Rata-rata hasil validasi bahan ajar oleh ahli pengembangan menunjukkan persentase sebesar 89 32% untuk buku siswa sedangkan pada buku guru menunjukkan persentase sebesar 93%. Rata-rata hasil uji keterbacaan oleh 13 siswa kelas VIII SMP Laboratorium UM sebesar 81 30%. Hal tersebut menunjukkan bahwa bahan ajar telah memiliki kriteria validitas sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran pada materi zat aditif dan zat adiktif.