UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengaruh pembelajaran levels of inquiry tahap discovery learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SMP mata pelajaran IPA kelas VII / Siti Solfia Indriyanti Wilujeng

Wilujeng, Siti Solfia Indriyanti - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Wilujeng Siti Solfia.I. 2016. Pengaruh Pembelajaran Levels of Inquiry tahap Discovery Learning terhadap Kemampuan Berpikir KritisSiswa SMP Mata Pelajaran IPA Kelas VII. Skripsi Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Lia Yuliati M.Pd. (2) Erni Yulianti S.Pd. M.Pd. Kata Kunci levels of inquiry discovery learning kemampuan berpikir kritis. Proses pembelajaran IPA pada kurikulum 2013 menekankan pada penerapan pendekatan ilmiah (scientific approach). Melalui kegiatan ilmiah yang dilaksanakan siswa dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Kenyataan yang ada di lapangan menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII masih rendah dan belum terlatih. Levels of inquiry tahap discovery learningdirancang untuk membantu siswa meningkatkan kemampuan intelektual kemampuan ilmiah dan kemampuan berpikir kritis siswa melalui tahapan pembelajaran.Tujuan dilaksanakannya penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pembelajaranlevel of inquiry tahap discovery learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SMPN 13 Malang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain penelitian yang digunakan adalahposttest only control design.Populasi penelitian melibatkan seluruh siswa kelas VII SMPN 13 Malang semester genap 2015/2016.Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik clusterrandom sampling dan diperoleh dua kelas yaitu kelas VII-E sebagai kelompok eksperimen dan kelas VII-F sebagai kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes kemampuan berpikir kritisyang menggunakan soal uraian. Analisis statistik digunakan untuk menganalisis hasil tes kemampuan berpikir kritis yang meliputi uji normalitas dan uji homogenitas hasil yang diperoleh dari uji normalitas dan uji homogenitasmenyatakan bahwa semua data berdistribusi normal dan homogen. Teknik statistik yang digunakan adalah statistik parametrik yaitu uji hipotesis yang menggunakan uji-t. Untuk menentukan kelas yang memiliki kemampuan berpikir kritis lebih tinggi dilanjutkan dengan membandingkan rerata antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa uji-t diperoleh thitung 12 59 1 67 ttabel. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa yang belajar dengan model pembelajaran levels of inquiry tahap discovery learninglebih tinggi daripada siswa yang belajar secara konvensional.Kemampuan berpikir kritis siswa yang belajar dengan levels of inquiry tahap discovery learning (rerata 82 35) lebih tinggi dibanding siswa yang belajar dengan model konvensional (rerata 54 91).


Informasi Detail
DDC
Rs 507.1 WIL p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam, 2016.
Deskripsi Fisik
ix, 164 lembar; ill.; tab.; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
05637/KI/16
Edisi
Skripsi (Sarjana)-- Universitas Negeri Malang. 2016
Subjek
1. SAINS - MODEL PEMBELAJARAN
2. SCIENCE - STUDY AND TEACHING

Pembimbing
1. Lia Yuliati; 2. Erni Yulianti
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik