Skripsi
Analisis kinetika reaksi pembakaran sampah organik pada variasi heating rate / Lailatul Fidiah
Abstrak
ABSTRAK Fidiah Lailatul 2016. Analisis kinetika reaksi pembakaran sampah organik pada variasi heating rate Skripsi Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Sukarni S.T. M.T (II) Drs. H. Sumarli M.Pd. M.T Kata kunci Kinetika Reaksi Analisis Termogravimetrik Dekomposisi Pembakaran Sampah Organik Variasi heating rate. Sampah merupakan masalah nasional yang dihadapi oleh negara maju maupun berkembang termasuk Indonesia sebagai negara berkembang jumlah sampah di Indonesia semakin meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk. MenurutKementrian Negara Lingkungan Hidup (KNLH) jumlah sampah di Indonesia pada tahun 2008 sebesar 38 5 juta ton/tahun atau 105 ribu ton/ hari pada tahun 2010 sampah meningkat hampir dua kali lipat yaitu 200 ribu ton/hari.Jika sampah tidak dikelolah dengan baik maka diperkirakan jumlah sampah di Indonesia mencapai 1 juta ton/hari pada tahun 2020. Hal ini menunjukkan bahwa managemen sampah konvensional yang digunakan tidak menyelesaikan persoalan sampah. Oleh karenannya diperluhkan alternatif penanganan sampah berupa konversi termal pembakaran sampah menjadi energi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dekomposisi pembakaran dan energi aktivasi dari sampah organik. Pengujian thermogravimetric bertujuan untuk mengetahui perubahan berat susut (weight loss) dan laju penurunan berat (rate of massloss) dalam kaitanya dengan perubahan temperatur dan waktu.Hasil pengujian digunakan untuk menengetahui pelepasan volatile pembakaran arang dan pembentukan abu. Kurang lebih 10 mg sampel dihitung di dalam crucible keramik Al2O3. Udara atmosfir 100 ml/min selama proses pembakaran pada rentang temperatur 25-1000oC dan heating rate 10 20 30 dan 40oC/min. Hasil menunjukkan bahwa proses dekomposisi dari sampah organik terbagi menjadi 3 tahap. Dimana tahap pertama adalah tahap pelepasan air dan volatil ringan tahap kedua merupakan tahap devolatilisasi dan tahap ketiga adalah tahap pembakaran arang.Kurva DTG keseluruhan menunjukkan bahwa dekomposisi termal pada tahap 2 terjadi pada rentang temperatur yang luas yaitu sekitar139-440oC. Sedangkan temperatur di atas 440oC pada kurva TG cenderung lebih mendatar menunjukkan terjadi sedikit pelepasan massa. Sesuai dengan rekomendasi dari International Cofederation for Thermal Analysis and Calorimetry(ICTAC). Nilai energi aktivasi dari sampah organik telah dianalisis menggunkan metode Flynn Wall Ozawa dan Vyazovkin. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata energi aktivasi menurut FWO dan Vyazovkin 119 03 kJ/mol dan 121 90 kJ/mol.