Skripsi
Pengaruh model learning cycle 5E dipadu teknik minn mapping terhadap keterampilan proses sains siswa kelas VII SMP Negeri 1 Malang / Diego Pradana
Abstrak
ABSTRAK Pradana Diego. 2016. Pengaruh Model Learning Cycle 5E Dipadu Teknik Mind Mapping terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Malang. Skripsi. Program Studi IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Susriyati Mahanal M.Pd (II) Safwatun Nida S.Si M.Pd Kata kunci learning cycle 5E mind mapping keterampilan proses sains. Pendidikan IPA pada hakikatnya merupakan suatu proses yang membelajarkan siswa untuk memahami alam melalui pendekatan ilmiah. Pendekatan ilmiah dapat mendorong siswa terlibat aktif guna mendapatkan pengalaman belajar bermakna. Pemberian pengalaman belajar dilaksanakan melalui pengembangan keterampilan proses sains. Kenyataan di lapangan siswa kurang menguasai keterampilan proses sains. Berdasarkan hasil observasi di salahb satu SMP di Malang diketahui bahwa siswa cenderung pasif selama mengikuti kegiatan pembelajaran yang mengindikasikan rendahnya keterampilan proses sains siswa. Salah satu model pembelajaran yang dapat meningkatkan retensi terhadap pemahaman konsep melalui pengembangan keterampilan proses adalah Learning Cycle 5E. Selama proses pembelajaran ini siswa dituntut untuk aktif dalam proses berpikir Sehingga kurang efektif apabila masih terdapat miskonsepsi dalam diri siswa. Upaya untuk meningkatkan keefektifan model pembelajaran Learning Cycle 5E yaitu menggunakan teknik Mind Mapping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara model pembelajaran Learning Cycle 5E dipadu teknik Mind Mapping dengan model Learning Cycle 5E terhadap keterampilan proses sains siswa. Penelitian eksperimen semu ini menggunakan rancangan Posttest-Only Control Design. Sampel dipilih menggunakan teknik Cluster Random Sampling dari 263 siswa kelas VII di SMPN 1 Malang yang terbagi dalam 8 kelas. Kelas eksperimen adalah VII (H) sebanyak 33 siswa dan kelas kontrol adalah VII (F) sebanyak 33 siswa. Data keterampilan proses sains diperoleh menggunakan tes keterampilan proses sains. Instrumen tes telah divalidasi. Reliabilitas soal tes keterampilan proses sains 0 844. Pengujian hipotesis menggunakan statistik parametrik uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan proses sains antara siswa yang belajar menggunakan model Learning Cycle 5E dipadu teknik Mind Mapping dengan siswa yang belajar menggunakan model Learning Cycle 5E.