Disertasi
Kepemimpinan pembelajaran dalam penyelenggaraan pendidikan karakter pada tiga SMP Negeri di Surabaya / Sumarli
Abstrak
ABSTRAK Sumarli. 2016. Kepemimpinan Pembelajaran dalam Penyelenggaraan Pendidikan Karakter pada Tiga SMP Negeri di Surabaya. Disertasi Program Studi Manajemen Pendidikan Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Ahmad Sonhadji K.H. M.A. Ph.D. (II) Prof. Utami Widiati M.A. Ph.D. dan (III) Dr. Imrom Arifin M.Pd. Kata kunci kepemimpinan pembelajaan pendidikan karakter SMP Negeri. Pendidikan nasional menekankan pada pembentukan karakter (kepri-badian) dalam rangka mencetak generasi bangsa yang cerdas berbudi dan memiliki sikap mental yang tangguh. Ada tiga sekolah yang telah melaksanakan pendidikan karakter yang hasilnya belum dikaji secara ilmiah yaitu SMP Negeri 1 SMP Negeri 6 dan SMP Negeri 22 Surabaya. Dalam kaitannya dengan hal itu kepemimpinan kepala sekolah juga perlu dikaji karena dapat mempengaruhi menggerakkan mengarahkan mengembangkan memotivasi mengajak menasi-hati membimbing melatih membina dan memberdayakan pendidik melaksana-kan pembelajaran dalam upaya pelaksanaan pendidikan karakter. Hasil kanjian ini dapat dijadikan rujukan dan pertimbangan pengambil keputusan untuk imple-mentasi pendidikan karakter lebih lanjut. Fokus utama penelitian ini adalah bagaimana kepemimpinan pembelajaran dalam penyelenggaraan pendidikan karakter di tiga SMP Negeri di Surabaya. Fokus utama tersebut dikembangkan lagi menjadi lima subfokus yaitu (1) bagaimana perencanaan kepemimpinan pembelajaran dalam penyelenggaraan pendidikan karakter (2) bagaimana pelaksanaan kepemimpinan pembelajaran dalam penyelenggaraan pendidikan karakter (3) bagaimana evaluasi kepemim-pinan pembelajaran dalam penyeleng garaan pendidikan karakter di tiga (4) apa masalah dan alternatif pemecahan masalah pelaksanaan kepemimpinan pembe-lajaran dalam penyelenggaraan pendidikan karakter dan (5) apa dampak kepe-mimpinan pembelajaran dalam penyelenggaraan pendidikan karak ter. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan rancangan muti situs teknik komparatif konstan di tiga SMP Negeri di Surabaya yaitu SMP Negeri 1 Surabaya SMP Negeri 6 Surabaya dan SMP Negeri 22 Surabaya. Pengumpulan data dilakukan dengan tiga metode wawancara mendalam observasi partisipan dan studi dokumentasi. Peneliti sebagai instrumen kunci. Analisis data dilakukan melalui dua tahap analisis tiap situs dan analisis lintas situs. Untuk menjamin keabsahan data dilakukan dengan meningkatkan derajat kepercayaan (credibility) keteralihan (transferability) kebergantungan (dependa-bility) dan kepastian (confirmability). Hasil penelitian ini menemukan beberapa hal. Pertama perencanaan kepemimpinan pembelajaran dalam penyelenggaraan pendidikan karakter disusun berdasarkan perundang-undangan dan kebijakan daerah dirumuskan dalam visi dan misi sebagai acuan dalam menyusun RKS-RKAS. Kedua pelaksanaan kepemimpinan pembelajaran dalam penyelenggaraan pendidikan karakter berpedoman pada RKS meliputi bidang akademik dan bidang pem budayaan. Ketiga evaluasi kepemimpinan pembelajaran dalam penyelenggaraan pendidikan karakter berpedoman pada peraturan pemerintah tentang pendidikan yang berlaku meliputi aspek akademik dan karakter siswa serta profesionalisme pendidik. Keempat untuk mengatasi masalah dalam kepemimpinan pembelajaran dalam penyelenggaraan pendidikan karakter berupa ketidakadaan kepastian dana kurangnya kesadaran hidup bersih dan sehat komitmen warga sekolah rendah tidak ada pengukuran progres dan hasil ketiadaan regulasi dan tindak lanjut hasil evaluasi maka solusi alternatifnya antara lain melalui perbaikan RKAS memanfaatkan CSR perbaikan konsep integrasi pendidikan karakter dengan mata pelajaran meningkatkan komitmen warga sekolah kepala sekolah mejadi model memelihara tradisi yang baik menghargai perbedaan warga sekolah dan hasil penilaian karakter menjadi pertimbangan kenaikan kelas atau kelulusan. Kelima dampak kepemimpinan pembelajaran terhadap penyelenggaraan pendidikan karakter terlihat dari sikap dan perilaku kepala sekolah guru dan siswa yaitu bertanggung jawab disiplin taat beribadah dan sesuai nilai luhur dan kebaikan. Berdasarkan temuan itu disarankan kepada (1) kepala SMP Negeri 1 SMP Negeri 6 dan SMP Negeri 22 Surabaya seyogyanya terus berupaya menjadi figur teladan di sekolah dalam mengimplementasikan nilai-nilai budaya dalam kehidupan sehari-hari di sekolah (2) Pendidik dan tenaga kependidikan seyogyanya meningkatkan kepeduliannya dalam penyelenggaran pendidikan karakter dengan cara mendukung kepemimpinan kepala sekolah melaksanakan program sekolah dan menjadi teladan bagi siswa (3) Dinas Pendidikan Kota Surabaya seyogyanya memberi dukungan berupa kebijakan sarana dan prasarana dana dan fasilitas penunjang lainnya untuk pelaksanaan pendidikan karakter di sekolah (4) Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPSDMPK dan PMP) Ke-menterian Pendidikan dan Kebudayaan seyogyanya menyusun rambu-rambu instrumen penilaian pendidikan karakter beserta kebijakan dampak dari pendidikan karakter dalam sistem pembelajaran di sekolah (5) Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) seyogyanya menyiapkan bahan dan strategi pelatihan pengembangan keprofesian bagi kepala sekolah pengawas pendidik dan tenaga kependidikan terkait pelaksanaan pendidikan karakter di sekolah dan (5) peneliti dan pengembang ilmu manajemen pendidikan seyogya nya mengem bangkan penelitian ini pada situs (sekolah) yang lain sehingga dapat ditemukan teori yang lebih mantap.