UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Peran industri dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui kelas industri studi kasus di SMK PGRI 3 Malang / Rangga Ega Santoso

Santoso, Rangga Ega - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Santoso RanggaEga. 2016. PeranIndustridalamMeningkatkanMutuPendidikanmelaluiKelasIndustriStudiKasus di SMK PGRI 3 Malang.Skripsi Program StudiPendidikanTeknikMesinJurusanTeknikMesinFakultasTeknikUniversitasNegeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Yoto S.T. M.Pd. M.M. (2) Drs. Solichin S.T. M.Kes. Kata Kunci KelasIndustri MutuPendidikan PeranIndustri Program kelasindustrimerupakan program pengadaankelaskhususdalamlingkungansekolah. KelasinidikelolasecarabersamaantarasekolahdenganIndustri. Dari model/sistempengelolaanbersamatersebutakanterciptaiklimbelajar yang baru yang menjaminmutupendidikansiswa. Program inidisinyalirmenjadi program yang paling optimal dalammeningkatkanmutupendidikan di sekolah karenaindustrijugaikutdalam KBM (KegiatanBelajarMengajar) di dalamkelas. Dari pernyataan di atasdapatdiambilkesimpulanbahwajikasekolahmenginginkanadanyapeningkatanpadamutupendidikannya makaharusmelakukansalah program kerjasamadenganindustrimelaluikelasindustri. Namun dewasainitahapan-tahapan yang harusdilaluiolehsekolahuntukmembangunkerjasamadenganindustrimulaidariprakerjasamasampaievaluasikerjasamabelumterpublishsecarajelasdanotentik. Olehkarenaitu penelitianinidirancanguntukmengetahui (1) menjelaskanpersiapanpelaksanaanmembentukkerjasamakelasindustri yang disepakati di SMK PGRI 3 Malang (2) menjelaskanpenyusunandan model kurikulumkelasindustri yang digunakan di SMK PGRI 3 Malang (3) menjelaskanpersyarataninstrukturatau guru yang ada di kelasindustri SMK PGRI 3 Malang (4) menjelaskansistempembelajaran yang dilaksanakanpadakelasindustri di SMK PGRI 3 Malang dan (5) menjelaskanpelaksanaanujikompetensipadakelasindustri di SMK PGRI 3 Malang. Penelitianinidilaksanakanmenggunakanpendekatankualitatifdenganrancanganstudikasus. Subjekpenelitiandipilihberdasarkanpurposif sampling yaitu (1) kepalabidangelektro (2) kepalabidangpemesinan (3) kepalabidangotomotif (4) guru kelasindustri dan (5) humas SMK PGRI 3 Malang. Teknikpengambilan data menggunakanwawancara dokumentasidanobservasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakantriangulasi (triangulation)darisegisumber data danmetodepengambilan data. Hasilpenelitiandiketahuibahwa (1) langkahawal yang dilakukan SMK PGRI 3 Malang untukmembentukkerjasamakelasindustriadalahdenganmengirimsiswanyauntukprakerin di industri. Setelahprakerinberjalan 3 tahun makalangkahselanjutnyaadalahmelakukanperekrutan. Perekrutanolehindustrimembuahkanhalbaikketikakualitaslulusan SMK PGRI 3 Malang. Langkahselanjutnyaadalahdenganmelakukanpendekatandengancaramengirim proposal kerjasamakelasindustri (2) model kurikulum yang digunakan di kelasindustridantelahdisepakatiolehindustrimaupunsekolahadalah model kurikulumsinkronisasiatau yang umumdisebutdengankurikulumimplementatif. Urutanpembentukankuriukulumini yang pertamaadalahdenganmelakukanpersiapanbersamaantaraindustridansekolahdibantudenganpihak-pihakterkaituntukmerumuskankurikulumimplementatif. Hal-hal yang dilakukandalampersiapanituadalahmendiskusikanbersamapertimbangan-pertimbangandarisekolahmaupunindustriuntukpembentukankurikulumimplementatif (3) instrukturatau guru yang ditekankandapatmengajar di kelasindustriadalah guru yang sudahpernahmengikutipelatihan di industridan lulus pelatihantersebut. Urutanpenyiapan guru kelasindustri yang pertamadimulaidariseleksiuntuk guru yang dilakukanolehsekolah. Seleksidanpemilihan yang dilakukansekolahmengacupadapenilaiantahunan yang dilakukansekolah. Setelahdidapatkan guru-guru yang memilikinilaiterbaik maka guru-guru tersebutberhakdiikutkanpelatihan di industrisecaralangsung (4) kelasindustridankelasregulermemilikiperbedaandalammuatankurikulumnya. Hal itujugamenyebabkansistempembelajaranantarakeduakelasmemilikiperbedaan. Perbedaansistempembelajaranterletak di waktudan model pembelajarannya. Kelasindustrimemilikiwaktu jam belajar yang lebihbanyakdarikelasreguler. Model pembelajaran di kelasindustridominanpelaksanaanpraktikkarenasiswadalamkelasindustrijugadituntutuntukmengusaikompetensi yang dibutuhkanindustriterkait dan (5) model pelaksanaanujikompetensi yang diterapkan di SMK PGRI 3 Malang sangatterencanadanterstruktur. Model pelaksanaanujikompetensidimulaidenganpembentukankepanitian yang mengurusimasalahnilai penguji soal dansarpras. Kepanitiaan yang dibentukjugamelakukankoordinasidenganindustriuntukmelakukanpersiapanterkaitteknispelaksanaanujikompetensi. Di saat yang bersamaan kepanitiaaninijugamengurusiadministrasisiswa yang akanmelakukanujiankompetensi. Saran yang diberikanolehpenulisyaitu (1) SMK (SekolahMenengahKejuruan) yang belummelaksanakankebijakanlink and matchdisarankanuntuksegeramelaksanakannyadenganmelakukankerjasamadenganindustrikhususnyadalamkerjasamakelasindustri. Hasilpenelitianinidapatdijadikanacuanuntukmembangunkerjasamakelasindustrimulaidariawal (2) industri-industridisarankanuntuklebihkooperatifdenganmembukapeluang yang lebihlebaruntuk SMK yang akanmemulaikerjasamakelasindustri. Karenaindustrijugamemilikikewajibandalammembangunkualitaspendidikandaerahnya. Hasilpenelitian yang inijugabisadijadikanpertimbangandalammelakukankerjasamakelasindustridengan SMK (3) pemerintahdisarankanuntuklebihgiatlagidalammelakukansosialisasipada SMK untukmembentukkerjasamadenganindustriterutamakerjasamakelasindustri. Hasilpenelitianinidapatdijadikanbahansosisalisasi yang diberikanke SMK di Indonesia yang belumdanakanmenjajakikerjasamadenganindustriuntukmembentukkelasindustri. Pemerintahjugadisarankanlebihkooperatiflagidalammembantu SMK yang akanmembentukkerjasamadenganindustri kekooperatifanPemerintahdapatditunjukkandenganmemberikanpelayanan yang baikdandukungan yang maksimalpada SMK yang akanmenjajakikerjasamadenganindustri (4) UniversitasNegeri Malang jugadisarankantetapistiqomahdalammelakukanpenelitian-penelitian yang sejenisuntukmenciptakaniklimpembelajarankelas yang terpadudanterintegrasi. UniversitasNegeri Malang jugadisarankanuntuktetapmemonitorperkembanganpendidikan di Indonesia khusunyapendidikan di SMK (5) mahasiswadisarankanuntuklebihmemperdalampembahasan sub penelitiandalampenelitianiniuntukdenganmenjadikannyapenelitiantunggal. Hal itudimaksudkanuntuklebihmendapatkaninformasi yang lengkapdankonkritterkait model pelaksanaankerjasamasekolahdanindustrikhususnyadalamkerjasamakelasindustri.


Informasi Detail
DDC
Rs 373.27 SAN p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Pascasarjana. Program Studi Pendidikan Teknik Mesin, 2016.
Deskripsi Fisik
xv, 246 [20] lembar : ill.; tab.; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00127/KI/17
Edisi
Skripsi (Sarjana). Universitas Negeri Malang, 2016
Subjek
1. PENDIDIKAN SISTEM GANDA
Pembimbing
1. H Yoto ; 2. H Solichin
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik