UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengaruh penggunaan retarder pada workability beton geopolymer / Fahmi Tarmizi Zulfikar Zein

Zein, Fahmi Tarmizi Zulfikar - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Zein Fahmi Tarmizi Zulfikar. 2016. Pengaruh Penggunaan Retarder Pada Workability Beton Geopolymer. Skripsi Program Studi S1 Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Ir. B. Sri Umniati M.T. (II) Puput Risdanareni S.T M.T. Kata kunci Fly ash Workability Setting Time Beton Geopolymer. Beton adalah material yang sering digunakan pada pembuatan bangunan. Bahan penyusun utama beton ialah semen. Dalam proses pembuatan semen sering menimbulkan masalah dikarenakan industri semen berkontribusi menyumbang emisi gas rumah kaca yang diperkirakan sekitar 1.35 miliar ton per tahun atau sekitar 7% dari total emisi gas rumah kaca yang di lepas langsung ke atmosfir bumi diseluruh dunia. Berdasarkan hal tersebut para peneliti mengembangkan material pengganti semen yaitu beton geopolymer. Beton geopolymer merupakan salah satu penemuan beton mutu tinggi yang ramah terhadap lingkungan. Material semen diganti dengan material abu terbang sisa pembakaran batu bara yaitu fly ash dan larutan aktifator untuk membantu proses pengikatan yaitu campuran NaOH dengan Na2SiO3. Beton geopolymer juga mempunyai kekurangan yaitu workability yang rendah. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk meningkatkan workability beton geopolymer dengan menggunakan bahan tambah retarder (Plastocrete RT6 Plus). Rancangan penelitian menggunakan desain faktorial. Variasi penggunaan retarder disesuaikan dengan dosis pemakaian yaitu 0.2% 0.4% dan 0.6%. Sebagai pembanding pada penelitian ini yaitu menggunakan beton geopolymer murni atau variasi penggunaan retarder 0%. Bahan penyusun beton geopolymer yaitu fly ash agregat halus dan kasar larutan aktifator yang menggunakan perbandingan Na2SiO3/NaOH yaitu 1.5 dengan NaOH 10 Molar. Pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini disesuaikan standar yang digunakan yaitu SNI (Standar Nasional Indonesia) dan ASTM (America Society for Testing and Material). Pengujian yang dilakukan yaitu pengujian konsistensi normal beton geopolymer pengujian vicat beton geopolymer pengujian slump dan slump flow beton geopolymer serta pengujian kuat tekan beton geopolymer. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan komposisi optimum beton geopolymer dengan penggunaan bahan tambah retarder (Plastocrete RT6 Plus) yaitu terdapat pada variasi retarder 0.6% dengan initial setting time yang terjadi sekitar 6.75 jam dan final setting time sekitar 9.5 jam. Penurunan slump sebesar 8.8 cm dengan slump flow 24 cm. Nilai kuat tekan beton geopolymer yang dihasilkan yaitu 47.21 MPa.


Informasi Detail
DDC
Rs 624.1834 ZEI p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Teknik Sipil, 2016.
Deskripsi Fisik
xiii, 181 lembar : il. , tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00138/KI/17
Edisi
Skripsi (Sarjana). Universitas Negeri Malang, 2016
Subjek
1. BETON
2. CONCRETE

Pembimbing
1. B Sri Uminiati ; 2. Puput Risdanareni
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik