Skripsi
Pengembangan bahan ajar IPA berbasis laboratorium pada materi suhu dan kalor untuk siswa kelas VII / Mymo Putriani
Abstrak
ABSTRAK Putriani Mymo. 2016. Pengembangan Bahan Ajar IPA Berbasis Laboratorium pada Materi Suhu dan Kalor untuk Siswa Kelas VII. Skripsi Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Kadim Masjkur M.Pd (2) Vita Ria Mustikasari S.Pd. M.Pd Kata Kunci Bahan ajar berbasis laboratorium suhu kalor Pembelajaran IPA disarankan dilakukan dengan menerapkan metode ilmiah yang menuntut siswa terbiasa melakukan kerja ilmiah. Dengan demikian pembelajaran IPA tidak hanya mengandalkan pengetahuan (mind-on) siswa tetapi juga memperhatikan proses pembelajarannya yang menjadikan keterampilan (hands-on) siswa juga dapat dimaksimalkan. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengasah keterampilan tersebut adalah dengan melakukan kegiatan praktikum. Kegiatan praktikum tersebut dapat dituangkan dalam bahan ajar yang digunakan oleh siswa dan guru dalam pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengembangkan bahan ajar IPA berbasis laboratorium dan mengukur kelayakan bahan ajar IPA berbasis laboratorium pada materi suhu dan kalor untuk siswa kelas VII. Prosedur penelitian pengembangan ini mengadaptasi model pengembangan yang direkomendasikan oleh Thiagarajan (1974) yaitu model 4-D. Model ini terdiri dari 4 tahap pengembangan yaitu Define (pendefinisian) Design (perancangan) Develop (pengembangan) dan Disseminate (penyebaran). Draf hasil pengembangan divalidasi oleh dua validator ahli dan dilakukan uji keterbacaan pada 10 orang siswa. Instrumen validasi dan uji keterbacaan yang digunakan berupa angket. Data hasil validasi terdiri dari dua jenis yaitu data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif menggunakan skala Likert yang berupa pemberian skor sedangkan data kualitatif berupa saran dan komentar. Hasil pengembangan bahan ajar ini terdiri dari buku siswa dan buku guru. Buku siswa terdiri dari 3 bagian yaitu (1) pendahuluan (2) bagian isi dan (3) penutup. Bagian pendahuluan terdiri dari (1) halaman muka (cover) (2) kata pengantar (3) daftar isi (4) petunjuk penggunaan bahan ajar dan (5) peta konsep. Bagian isi bahan ajar terdiri dari tiga materi yaitu (1) suhu (2) kalor dan perpindahannya serta (3) pemuaian. Bagian penutup terdiri dari (1) rangkuman (2) soal evaluasi dan (3) daftar pustaka. Buku guru berisi (1) halaman muka (cover) (2) petunjuk penggunaan bahan ajar (3) kunci jawaban (4) silabus dan (5) rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Hasil validasi bahan ajar menunjukkan kriteria kelayakan sebesar 83% untuk buku siswa dan 85 6% untuk buku guru. Uji keterbacaan siswa menunjukkan kriteria kelayakan sebesar 88 7%. Kesimpulan dari hasil validasi dan hasil uji keterbacaan menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan ini sangat layak sehingga dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran pada kelas VII semester 2.